Home Hukum dan Kriminal Pekalongan Jadi Barometer Kota Kondusif

Pekalongan Jadi Barometer Kota Kondusif

1376
0
Pekalongan Jadi Barometer Kota Kondusif
        KAJEN, 25/10 (BeritaJateng.net) – Melihat budaya sikap masyarakat yang bersahabat, Pekalongan menjadi barometer sebagai kota aman dan kondusif karena tidak mudah terpengaruh provokasi isu-isu sara maupun hoaks, meski dibeberapa wilayah terjadi kejadian yang ingin memecah belah bangsa. Demikian disampaikan Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha.
        Ia mengatakan, meskipun demikian Forkopimda dan Lintas Ormas melakukan antisipasi dengan cara melakukan sosialisasi dan pemahaman agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berita hoaks yang dapat memperkeruh situasi.
        “Saya sangat menyambut baik langkah yang dilakukan Kapolres Pekalongan dengan digelarnya penandatanganan komitmen menjaga kondusivitas daerah sebagai upaya untuk mengantisipasi kejadian isu-isu sara berimbas ke wilayah Pekalongan,” kata dia.
        Menurutnya, denga menjadi barometer, Pekalongan menciptakan suasana indahnya yang bertoleransi menggandeng berbagai kelompok elemen masyarakat bersama Polri dan TNI menciptakan keamanan dan kenyaman.
        “Jangan sampai kita lengah karena potensi ancaman akan datang kapanpun dan dimanapun.
Ucapan terimakasih kepada Kapolres yang telah melakukan langkah cepat. Langkah ini sangat penting karena pada kesempatan ini kita bertemu dengan elemen masyarakat dalam menciptakan iklim kondusif, mengingat sebentar lagi juga akan menghadapi Pemilu, jangan sampai informasi yang berkembang tidak segera diantisipasi sehingga dikhawatirkan akan memperkeruh situasi,” tuturnya.
        Dirinya mengajak masyarakat tetap komitmen mewujudkan Pekalongan yang kondusif seperti slogan Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Santri. “Mudah-mudahan semua itu dapat terwujud, dan kami sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Kepolisian dan seluruh stakeholder dalam menciptakan situasi yang kondusif,” tandasnya.
        Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun mengucapan terimakasih, kepada Kapolres yang telah melakukan langkah cepat sebagai antisipasi untuk mencegah kejadian isu sara berimbas ke wilayah Kabupaten Pekalongan.
         “Langkah ini sangat penting karena pada kesempatan ini kita bertemu dengan elemen masyarakat dalam menciptakan iklim yang kondusif, mengingat sebentar kita akan menghadapi Pemilu, jangan sampai informasi yang berkembang tidak segera diantisipasi yang dikhawatirkan akan memperkeruh situasi,” katanya. (ST/El)