Home Lintas Jateng Pedagang Sentra Kuliner Diminta Serius Berjualan

Pedagang Sentra Kuliner Diminta Serius Berjualan

sentra kuliner
ilustrasi sentra kuliner
sentra kuliner
ilustrasi sentra kuliner

Kudus, 28/11 (BeritaJateng.Net) – Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan Pasar dan Pengelolaan Pasar Kudus Sudiharti meminta pedagang yang berjualan di sentra kuliner khas Kabupaten Kudus untuk serius berjualan agar wacana membubarkan sentra kuliner tersebut tidak terlaksana.

“Selama ini Pemkab Kudus memberikan banyak dukungan, termasuk memberikan fasilitas tempat serta peralatan untuk berjualan,” ujarnya di Kudus, Jumat (28/11).

Hanya saja, kata dia, pedagang yang serius berjualan dinilai masih kecil karena dari 16 pedagang yang ada diperkirakan kurang dari lima pedagang yang menekuni usahanya.

Seharusnya, lanjut dia, mereka turut serta mempromosikan kepada masyarakat agar keberadaannya lebih dikenal banyak orang.

Ia menganggap kesempatan yang diberikan kepada para pedagang sudah maksimal sehingga apabila dalam sepekan tidak ada perubahan, maka sentra kuliner di depan Matahari Plasa Kudus tersebut terancam dibubarkan.

“Saat ini masih ada kesempatan untuk berjualan. Akan tetapi, jika dalam waktu sepekan tidak ada keseriusan terpaksa dibubarkan saja,” ujarnya.

Gerobak bantuan yang diberikan sebelumnya, kata dia, akan ditarik kembali, sedangkan pedagang yang selama ini dinilai rutin berjualan tentunya akan mendapatkan perhatian khusus.

“Kami akan mencarikan tempat untuk berjualan, sedangkan gerobaknya dimungkinkan masih bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Beberapa pedagang beralasan sepinya pengunjung salah satunya karena adanya penutupan Jalan Agil Kusumadya yang melintasi sentra kuliner dengan panjang sekitar 100-an meter.

“Harapan pedagang, akses jalan yang melintasi sentra kuliner dibuka agar masyarakat mengetahui keberadaan pedagang,” ujar Nuroso salah satu pedagang di sentra kuliner.

Dagangannya ramai, kata dia, pada saat awal pembukaan, setelah ada penutupan jalan mulai sepi bahkan dalam sehari terkadang tidak ada pembeli.

Sentra kuliner khas Kudus tersebut beroperasi mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Fasilitas yang diterima oleh masing-masing pedagang, yakni tempat berjualan, seperti gerobak, tenda serta kursi.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, anggaran untuk pengadaan gerobak dan tenda bagi pedagang yang akan menempati sentra kuliner tersebut mencapai Rp670 juta.

Di lokasi sentra kuliner tersebut, juga sudah tersedia tempat untuk mencuci perlengkapan makan serta tersedia sarana air bersih. (ant/pri)