Home Ekbis Pedagang Diminta Pindah di Relokasi MAJT Tahap II

Pedagang Diminta Pindah di Relokasi MAJT Tahap II

14
0
Disekitar gerbang Relokasi pasar Johar sementara mulai menjamur PKL-PKL yang menempati area pedestrian dan pinggir jalan
               Semarang, 30/9 (BeritaJateng.net) – Anggota DPRD Kota Semarang berharap para pedagang di kawasan Johar Jalan Agus Salim, Jalan Pedamaran, Kanjengan dan sekitarnya, mendukung pemindahan di relokasi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tahap ke II.
               “Ikuti saja program pemerintah yang membangun Pasar Johar Baru dan pemugaran bangunan Pasar Johar cagar budaya agar pembangunan di kawasan Pasar Johar dapat dibangun sesuai program, sehingga para pedagang bisa menempati kembali Pasar Johar Baru,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Slamet Riyanto, Sabtu.
                Politisi PKS ini berharap kepada para pedagang yang masih berada di kawasan Johar mendukung pemerintah dalam pembangunan Pasar Johar Baru, sehingga pembangunan semakin cepat terealisasi dan para pedagang juga dapat cepat kembali menempati bangunan baru Pasar Johar.
                “Kalau para pedagang tidak mau direlokasi ke relokasi MAJT tahap II maka akan menghambat pembangunan dan dampaknya, realisasi pembangunan Pasar Johar Baru juga akan terganggu dan tidak selesai-selesai,” katanya.
                Maka, Agus Slamet Riyanto berharap kesadaran para pedagang untuk ikut mendukung program pemerintah dan secara bersama-sama menempati di relokasi MAJT tahap II, guyub bersama pedagang lainnya ngumpul satu areal di kawasan MAJT.
                “Kalau para pedagang Johar semua berada di relokasi MAJT, maka pengunjung juga akan mencari dan relokasi Johar di MAJT tentu, akan menjadi jujugan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan berbelanja,” tambah Agus Slamet Riyanto.
                   Menurut Agus Slamet Riyanto, awal Tahun 2018, Pasar Johar Baru akan dimulai dilakukan pembangunan, sehingga kiprah para pedagang yang masih berada di Johar timbul kesadarannya secara bersama-sama pindah ke relokasi maka, pembangunan Pasar Johar Baru semakin cepat selesai maka akan semakin bagus.
                  Menurut rencana, kata Agus Slamet Riyanto, Pasar Johar Baru dan sekitar kawasan pembangunan Pasar Johar, awal tahun 2020 sudah selesai. Lalu, para pedagang yang berada di relokasi akan kembali lagi ke Johar.
                   Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto memastikan pembangunan relokasi MAJT tahap II bisa selesai 15 Desember  2017. Lalu, ditindaklanjuti dengan para pedagang di kawasan Johar dan Pasar Yaik Baru, harus pindah ke relokasi MAJT.
                  “Kami berharap tidak ada manuver-manuver dari para pedagang untuk menolak direlokasi MAJT tahap II, pertengahan Desember 2017,” katanya. (El)