Home Ekbis Pedagang Bingung Akan Jualan Dimana Pasca Kebakaran

Pedagang Bingung Akan Jualan Dimana Pasca Kebakaran

IMG-20150511-00492

Semarang, 11/5 (BeritaJateng.net– Para pedagang Pasar Johar Semarang yang kiosnya ludes terbakar masih kebingungan.

Seorang pedagang buah Ani mengatakan belum tahu nasibnya akan bisa dagang lagi apa tidak. Karena pasca kebakaran buah yang dijualnya sudah masak terbakar api.

“Saya sudah ambil barang dagangan di kios. Sebagian besar ludes dan sisanya buahnya sudah matang pak polisi,” katanya saat didatangi Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali untuk menanyakan kondisinya.

Ibu yang sehari-harinya berdagang itu sudah bingung, dan tidak tahu total kerugian akibat kebakaran yang menghabiskan kios tempatnya. 

“Saya bingung pak bisa buka lapak lagi tidak. Kalau tidak nanti makan apa?,” katanya.

Ia mengharapkan dengan adanya kejadian ini Pemerintah memerhatikan nasibnya. Dengan itu bisa dikasih solusi buka dagangan sementara karena seluruh kios tempat mencari nafkah terbakar tak tersisa.

“Saya berharap Pemkot secepatnya kasih tempat relokasi, agar bisa berdagang lagi,” ujarnya.

Terkait nantinya relokasi akan dipindah dari tempat lain, Ani mengaku bingung akan berjualan di mana. Karena sudah nyaman tempat berdagang di Johar. 

“Wah kalau dipindah ya keberatan. Saya sebagai pedagang kecil dapat tempat apa tidak? La pedagang besar istilahnya Juragan aja kiosnya ludes, pastinya butuh tempat banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali mengungkapkan pihaknya sudah meninjau di beberapa lokasi kebakaran pasar Johar. Dari hasil tinjauan tersebut memang kondisi semua ludes.

“Ludes semua. Kasihan para pedagang,” katanya.

Nur ali berusaha mendatangi para pedagang satu-persatu dengan menanyakan kondisi terakhir. Namun pihaknya tetap akan mengamankan lokasi kebakaran agar tidak ada orang yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan tindakan kriminal. 

“Kami tanya pedagang satu-satu rata-rata dagangannya ludes semua. Secara psikis pedagang masih kesusahan namun dari itu kita hanya bisa memberi pengamanan dari tindakan kriminal,” tandasnya. (BJ04)