Home Headline Pedagang Bantah Perjualbelikan Lokasi PKL Taman Indonesia Kaya 

Pedagang Bantah Perjualbelikan Lokasi PKL Taman Indonesia Kaya 

328
0
Penyegelan lapak shelter PKL di Taman Indonesia Kaya.
       SEMARANG, 7/1 (BeritaJateng.net) – Koordinator Paguyuban PKL Taman Indonesia Kaya Sri Puryanto membantah adanya shelter Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Indonesia Kaya yang diperjual belikan. Hal ini menyusul adanya 15 shelter PKL yang disegel oleh Dinas Perdgangan Kota Semarang, Senin (7/1).
       “Tidak ada jual beli shelter, total memang ada 15 pedagang yang hingga saat ini belum menempati shelter yang sudah disediakan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang,” katanya.
        Lebih lanjut, Sri menjelaskan, alasan ke 15 pedagang tersebut hingga saat ini belum berjualan, murni karena permasalahan modal.
         “Murni modal, karena harus merubah gerobag. Karena shalter yang kami terima panjangnya hanya 1.60 meter, sementara pedagang rata-rata memiliki grobag yang panjangnya lebih dari 2 meter,” ungkapnya.
Penyegelan lapak shelter PKL di Taman Indonesia Kaya.
        Namun demikian, saat ini pihaknya akan meneruskan penyegela shelter tersebut ke para pedagang, sehingga pedagang dapat melapor ke Kanot Dinas bahwa pedagang akan kembali berjualan dan menjelaskan bahwa tidak ada upaya untuk memperjual belikan shelter tersebut.
        “Dari Dinas memberikan waktu selama satu minggu, untuk pedagang berjualan lagi. Kamijuga akan menyampaikan terkait penyegelan ini kepada pemilik shelter,” ungkapnya.
        Sebelumnya diberitakan, Dinas Perdagangan Kota Semarang melakukan penyegelan terhadap 15 shelter Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Indonesia Kaya. Penyegelan ini menyusul adanya informasi praktik jual beli shelter PKL yang ada di Taman Indonesia Kaya itu.  (El)