Home Headline Pecatan Polisi jadi Pengedar Uang Palsu

Pecatan Polisi jadi Pengedar Uang Palsu

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Jember, 26/1 (BeritaJateng.net) – Pecatan polisi berpangkat AKP, Agus Sugiyoto bersama sejumlah rekannya yang merupakan warga sipil gagal mengedarkan uang palsu senilai Rp12,2 miliar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, karena ditangkap aparat kepolisian setempat.
“Kami berhasil mengungkap sindikat peredaran uang palsu sebesar Rp12,2 miliar, dan salah satu tersangka merupakan pecatan Polri tahun 2013,” kata Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif, saat menggelar jumpa pers di halaman Mapolres Jember, Senin.
Empat tersangka yang berhasil ditangkap adalah Agus Sugiyoto (48), pecatan polisi yang merupakan warga Kabupaten Jombang, Aman (35) seorang guru honorer di Sumatera Selatan, Abdul Karim (46) warga Kabupaten Jombang, dan Kasmari (50) warga Kabupaten Kediri.
“Empat pelaku tersebut diduga merupakan salah satu jaringan nasional pembuat dan pengedar uang palsu dengan sasaran Indonesia bagian timur dan Pulau Jawa,” tuturnya.
Polres Jember, lanjut dia, terus menelusuri dan mengembangkan hasil pengungkapan uang palsu terbesar di Jember, bahkan di Indonesia tersebut.
“Kertas uang palsu tersebut hampir sama dengan uang asli, namun kalau diperhatikan dan diraba dengan baik maka bisa diketahui bahwa miliaran rupiah uang tersebut merupakan uang palsu,” paparnya.
Menurut mantan Kapolres Bondowoso itu, polisi terus menelusuri mesin cetak untuk membuat uang palsu tersebut, karena desain uangnya hampir sama dengan uang asli.
“Kami lakukan pengembangan untuk mesin pembuat uang palsu yang saat ini telah diindentifikasi keberadaannya,” katanya.
Kronologi penangkapan berawal pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 19.30 WIB di Terminal Bus Tawangalun, Kecamatan Rambipuji, polisi menangkap tersangka Aman dengan barang bukti senilai Rp116 juta uang palsu.
Setelah melakukan introgasi terhadap Aman, polisi menangkap lagi tersangka Agus Sugiyoto di Rumah Makan Pujasera Jalan Hayamwuruk, Kecamatan Kaliwates dengan barang bukti Rp1,8 miliar dan mobil Avanza.
Kemudian petugas kembali menangkap Abdul Karim dan Kasmari dengan barang bukti uang palsu senilai Rp12 miliar yang tersimpan di dalam mobil Inova P-1962-PS diparkir di Hotel Beringin Indah Kecamatan Ajung.
Salah seorang tersangka pecatan polisi, Agus Sugiyoto mengaku baru membuat uang palsu itu pada awal Januari 2015, karena ada orang Jember yang memesan uang palsu tersebut.
“Kami membuat uang palsu sebanyak 12 miliar lebih dalam waktu dua minggu dan satu juta uang palsu dijual sebesar Rp250 ribu uang asli,” tuturnya.
Ia mengaku baru pertama kali mengedarkan uang palsu tersebut dan belum sempat menjual uang palsu itu karena tertangkap oleh petugas Polres Jember. (ant/BJ)