Home Lintas Jateng Pecah, Golkar Purbalingga  Punya Dua Kepengurusan

Pecah, Golkar Purbalingga  Punya Dua Kepengurusan

219
0
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Purbalingga, 24/6 (BeritaJateng.net)  – Dengan turunnya Surat Keputusan (SK) pelaksana tugas kepengurusan DPD Partai Golongan Karya (Partai Golkar) Kabupaten Purbalingga dari Agung Laksono (AL). Sehingga di Purbalingga, saat ini ada dua kepengurusan Partai Golkar satu diantaranya versi Aburizal Bakrie (AB) yang di pimpin Sudono ST.

Namun demikian, kepengurusan Golkar versi AL berharap agar seluruh kader serta anggota dan simpatisan tetap solid jangan terpecah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris DPD HM.Wachyono, SH. Dikatakan, kabar terbaru, kepengurusan baru DPD Partai Golkar versi Agung Laksono (AL) di Kabupaten Purbalingga sudah di daftarkan ke KPU Purbalingga dan Kesbangpol Purbalingga.

“Jangan ada persaingan dua versi di Partai Golkar Kabupaten Purbalingga. Tetap bersatu jaga soliditas dan semangat perjuangan antar kader serta anggota,”tegas Wachyono, Rabu (24/6).

Wahyono menambahkan, kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar  Purbalingga versi Agung Laksono ini di Ketuai oleh Maskur  SH, mantan Wakil Ketua DPRD Purbalingga 2009-2014.

“Saat ini, pihaknya telah menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar  Purbalingga. Dengan mendasarkan SK itu juga kami untuk menggelar Musda.” ungkap Wachyono.

Wachyono menambahkan, AL sudah menggelar Musyawarah daerah (Musda) di solo bersama dengan empat Kabupaten lainya di eks kaesidenan Surakarta, yang di gelar 7 Juni lalu dan kami telah sah mendapat surat mandat untuk membentuk kepengurusan di Purbalingga

“DPD Partai Golkar  yang di pimpin oleh Maskur sah. Karena di hadiri oeh seluruh PK (pengurus kecamatan) DPD Partai Golkar Purbalingga, serta unsur pimpinan Trikarya  Partai Golkar (Kosgoro 57, MKGR dan SOKSI) Kabupaten Purbalingga,” tegas Wachyono.

Ia menegaskan, dengan adanya hal ini, kami meminta kepada KPU Purbalingga, untuk berhati-hati. Jangan sampai KPU terlihat memihak satu pihak.Pihaknya juga sah mengusung calon dalam Pilkada Purbalingga 2015.

“Sebab, hingga saat ini SK Menku HAM, terkait pengesahan kepengurusan DPP Partai Golkar  Pimpinan Agung Laksono masih belum di cabut,”tegas Wachono.

Meski sudah ada keputusan dari Pengadilan terkait gugatan  kubu Aburizal Bakrie,menurutnya hal itu tak mengubah apa yang sudah ada. Sebab saat ini proses hukum tersebut masih berlangsung,karena ada proses banding.

Bahkan, Wachyono mengaku pihaknya sudah menjalin komunikasi  dengan PDIP, untuk menjajaki koalisi alam Pilkada  Purbalingga 2015.

“Kami juga sudah memiliki beberapa nama calon yang akan di ajukan dalam Pilkada,bersama dengan PDIP.Kami hanya mengincar posisi wakil bupati,” jelasnya.

Sementara itu,di temui sebelmnya Ketua DPD Partai Golkar Purbalingga Sudono ST maih enggan di mintai komentar terkait internal partainya. Dia hanya berjanji akan berkomentar ketika semuanya sudah jelas. (BJ33)