Home Headline PDIP Jateng Bagikan 1.500 Paket Daging Qurban Gunakan Besek

PDIP Jateng Bagikan 1.500 Paket Daging Qurban Gunakan Besek

236

SEMARANG, 12/8 (Beritajateng.net) – Menindaklanjuti himbauan pemerintah untuk mengurangi sampah plastik guna menjaga kelestarian lingkungan, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggunakan besek (Kotak anyaman bambu) untuk membungkus daging qurban dan dibagikan kepada warga yang berhak.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Kusriyanto menjelaskan hal itu dilakukan untuk mengurangi sampah plastik yang ada di Indonesia.

“Penggunaan besek untuk tempat daging kurban ini melaksanakan program pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Jokowi untuk ramah lingkungan.

Walaupun tidak semua menggunakan besek, tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi sampah plastik yang sulit terurai,” terangnya disela pembagian daging qurban di Panti Marhaen, Semarang, Minggu (11/8)

Menurut pria yang akrab disapa Bambang Kribo ini, pembagian daging qurban merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap Idul Adha. Tahun ini pihaknya mengambil tema “Qurban Kupersembahkan, Guyub dan Rukun Kudambakan”.

Ketua Baitul Muslimin (Bamusi) Jateng, Ali Ahsun Wijaya mengatakan penggunaan besek dilakukan untuk mengikuti surat edaran yang dikeluarkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Iya sebagian ini masih kantong plastik karena keterbatasan waktu mencari besek sebanyak 1.000 lebih. Ya mudah-mudahan nanti ada inovasi kantong plastik ramah lingkungan yang terbuat dari kulit singkong,” ucapnya didampingi Ketua Panitia Kurban, Lukman Hakim.

Pada Idul Adha kali ini, DPD PDI Perjuangan Jateng menyembelih 7 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Sapi tersebut berasal dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto, Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi (2 ekor sapi), dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Sementara 3 ekor kambing berasal dari Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, Anggota DPRD Jateng Dede Indra Permana Sudiro, dan anggota DPRD Jateng terpilih Endro Dwi Cahyono.

“Dari seluruh hewan Qurban yang sudah disembelih kami bagi menjadi 1.500 bungkus daging dengan berat rata-rata 1 kilogram per bungkusnya,” jelas Ali.

Sasaran penerima daging kurban yakni fakir miskin yang mau datang ke kantor Panti Marhaen.

“Siapapun boleh menerima daging qurban yang kami bagikan, terutama fakir miskin. Kali ini kami tidak menerapkan sistem girik. Karena setelah dievaluasi tidak tepat sasaran. Sehingga bagi penerima daging cukup jarinya dicelupkan ke tinta setelah mendapatkan daging,” paparnya.

Selain DPD, menurut Ali hampir mayoritas DPC di Jawa Tengah juga melakukan hal yang sama.

(NK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here