Home Headline Pasien di RSUD Pati Membludak

Pasien di RSUD Pati Membludak

image
RSUD Soewondo

Pati, 9/1 (Beritajateng.net) – Tingkat hunian ruang perawatan di beberapa rumah sakit, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami lonjakan sehingga sejumlah pasien terpaksa menjalani perawatan di selasar rumah sakit.

Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Soewondo Pati Tuty Igniaty di Pati, Jumat, mengakui sejak akhir Desember 2014 hingga sekarang memang ada lonjakan jumlah pasien yang menjalani rawat inap.

Jumlah pasien yang menjalani rawat inap, kata dia, rata-rata bisa mencapai 90-an pasien per harinya.

Penyakit yang mendominasi, kata dia, penyakit demam berdarah maupun virus saluran pencernaan.

Hal tersebut, kata dia, dipengaruhi tingginya perkembangbiakan nyamuk yang berbarengan dengan meningkatnya intensitas hujan.

Akibat membeludaknya pasien, ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Soewondo dan sejumlah selasar rumah sakit terpaksa dimanfaatkan untuk tempat rawat inap pasien dengan tetap memperhatikan kenyamanan pasien.

Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati juga mengalami lonjakan jumlah pasien yang menjalani rawat inap karena taksatu pun ruang rawat inap yang kosong.

Juru bicara RS Mitra Bangsa Pati Kun Werdiningsih membenarkan terjadinya lonjakan jumlah pasien di rumah sakit tersebut sehingga semua ruang perawatan penuh.

Untuk mengatasi lonjakan tersebut, kata dia, pasien yang penyakitnya dinilai tidak begitu parah disarankan untuk menjalani rawat jalan.

“Pasien yang dinilai sudah sembuh dipersilakan untuk pulang sehingga dapat digunakan oleh pasien lain yang kondisinya perlu penanganan segera,” ujarnya.

Cuaca seperti sekarang, kata dia, patut menjadi kewaspadaan masyarakat dengan menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat.

Upaya mengurangi serangan penyakit demam berdarah, kata dia, bisa dilakukan masyarakat dengan mengubur sejumlah barang bekas yang berpotensi menyimpan air.

“Bak penampung air juga harus rajin dibersihkan guna menghindari perkembangbiakan nyamuk yang bisa menularkan penyakit demam berdarah,” ujarnya.(Ant/Bj02)

Advertisements