Home Headline Pasca Lokalisasi SK Ditutup, Pemkot Akomodir Opang Jadi Mitra Gojek

Pasca Lokalisasi SK Ditutup, Pemkot Akomodir Opang Jadi Mitra Gojek

504
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi berfoto bersama pimpinan dan mitra Gojek Indonesia.

SEMARANG, 15/11 (BeritaJateng.net) – Pasca penutupan lokalisasi Sunan Kuning, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai ambil sikap dengan berbagai upaya agar perekonomian di wilayah tersebut tetap hidup, seperti yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang.

Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, Dishub tengah bekerjasama dengan perusahaan ojek online, yakni Gojek untuk dapat memberdayakan warga yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan di Kawasan Sunan Kuning. Hal ini tak lain agar mereka tetap dapat memiliki penghasilan pasca ditutupnya lokalisasi Sunan Kuning.

“Kami sedang koordinasikan dengan pihak Gojek. Sepertinya pihak Gojek memberikan sinyal positif,” tutur Endro, Jumat.

Endro melanjutkan, pihaknya tidak hanya mengusulkan untuk ojek pangkalan di kawasan Sunan Kuning, melainkan juga untuk ojek pangkalan di lokalisasi Gambilangu yang sebentar lagi akan ditutup.

“Tapi nanti ini belum pasti nanti dari gojek berapa kuotanya karena memang ada batasan kuota,” imbuhnya.

Sementara itu, Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Arum K Prasodjo membenarkan bahwa Gojek akan turut membantu program pemerintah dalam upaya rehabilitasi Sunan Kuning, yang mana para pjek pangkalan terdampak penutupan.

“Gojek akan berkolaborasi dengan pihak Dinas Perhubungan untuk merangkul ojek pangkalan menjadi mitra driver Gojek. Kemarin jumlahnya 20 orang, jika ada di luar angka tersebut kami harus kordinasikan kembali ke pihak Dishub,” tutur Arum.

Saat ini kolaborasi Dishub dengan Gojek, lanjut Arum, tengah digodok bersama-sama. Tentu saja, para ojek pangkalan ini harus melalui tahapan sesuai tata tertib penerimaan mitra driver Gojek, mulai pendaftaran hingga pelatihan.

“Diharapkan upaya ini dapat menjaga keberlangsung pendapatan para ojek pangkalan yang selama ini mencari nafkah di daerah tersebut,” ungkapnya. (El)