Home Ekbis Pasar Darurat Klewer Terhambat Perijinan

Pasar Darurat Klewer Terhambat Perijinan

Walikota Solo FX. Rudy
Walikota Solo FX. Rudy
Walikota Solo FX. Rudy

Solo, 10/1 (BeritaJateng.net) – Polemik pembangunan pasar darurat bagi pedagang klewer yang kiosnya terbakar hebat di lalap jago merah beberapa waktu masih belum final.

Semula Pemkot berencana akan membangun pasar darurat semenyara di beteng Vastenberg, namun ditolak oleh para pedagang dengan alasan terlalu jauh lokasinya dengan pasar yang terbakar.

Pemkot Solo melalui beberapa pertimbangan akhirnya menyetujui permintaan para pedagang Klewer untuk menggunakan Alun-alun utara Keraton Kasunanan. Saat ini tengah mengupayakan ijin dari Kraton Surakarta, karena Alun-Alun Utara adalah milik Kraton.

Rudi mengaku Pemkot tinggal menunggu keluarnya ijin resmi dari Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (S.I.S.K.S.) Paku Boewono (PB) XIII selaku raja dan orang nomor satu di Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Bahkan Wali Kota Solo F.X. Hadi dengan gamblang mempersilakan jika ada kerabat Keraton yang berminat membangunkan pasar darurat di lahan milik Kraton Solo di perbolehkan untuk mengikuti lelang yang diadakan Pemkot.

“Siapa saja boleh menggarap proyek (pasar darurat Klewer). Silakan, tapi tetap melalui prosedur yang berlaku,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2014).

Sebagai Wali Kota Rudi tidak berharap nantinya akan berimbas pada suatu hal yang tidak diharapkan. Pasalnya pembangunan pasar darurat yang menggunakan dana dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD Kota Solo 2014 sebesar Rp22 miliar.

“Jadi semua proses harus dilakukan dengan hati-hati, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” pungkasnya. (BJ24)