Home Lintas Jateng Partisipasi Pemilih Pilkada Jateng Dipengaruhi Pemilihan Bupati Blora

Partisipasi Pemilih Pilkada Jateng Dipengaruhi Pemilihan Bupati Blora

266
0
focus group discussion (FGD) dengan tema "Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018" di hotel Mustika kabupaten Blora, Rabu
         Semarang, 14/3 (BeritaJateng.net) – Komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten Blora mengaku tingkat partisipasi pemilih Pilkada Jawa tengah di kabupaten Blora dipengaruhi oleh pemilihan bupati dan wakil bupati. Berdasarkan data KPU Blora Angka partisipasi dalam Pemilihan Bupati Blora Tahun 2005 dan 2010 mencapai 74,6% dan 71,7%, sedangkan dalam Pemilihan Gubernur Tahun 2008 dan 2013 hanya mencapai 61,7% dan 55,9%.
         Anggota KPU Blora, Moesafa mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat di Kabupaten Blora  sangat dipengaruhi oleh jenis Pemilihan yang dilaksanakan.
         “Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora misalnya, cenderung mempunyai tingkat partisipasi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Moesafa dalam acara focus group discussion (FGD) dengan tema “Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018” di hotel Mustika kabupaten Blora, Rabu (14/3/2018).
         Moesafa mengatakan, partisipasi masyarakat dalam pemilu berbanding lurus dengan tingkat pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait agenda pelaksanaan Pemilihan yang digelar. Untuk itu, perlu ada perluasan menyangkut pelaku, sarana, dan metode yang digunakan dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih).
          “Pelaku sosdiklih harus melibatkan pihak sebanyak mungkin agar persebarannya mempunyai daya dorong kuat dan daya jangkau luas,” tuturnya.
           FGD diikuti oleh 30 kelompok masyarakat yang  menjadi mitra strategis dalam upaya menyebarluaskan informasi dan melakukan pendidikan pemilih. Ke-30 kelompok masyarakat ini terdiri dari berbagai unsur dan segmen. Mulai dari unsur keagamaan, kemasyarakatan hingga unsur seni dan budaya. Mulai dari segmen, pemula, pemuda-mahasiswa hingga segmen perempuan.
(MN/El)