Home News Update Partai Demokrat Instruksikan Kader Beri Pendampingan Warga Kebonharjo

Partai Demokrat Instruksikan Kader Beri Pendampingan Warga Kebonharjo

65
0
Prescon jajaran Dewan dari Fraksi Partai Demokrat.

Semarang, 23/5 (BeritaJateng.net) – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Semarang menginstruksikan jajaran kadernya yang duduk di legislatif melakukan pendampingan terhadap warga Kebonharjo.

“Warga Kebonharjo membutuhkan dukungan. Kader-kader kami di DPRD siap memberikan pendampingan,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Semarang Danur Rispriyanto di Semarang, Senin.

Hal itu diungkapkan anggota komisi B DPRD Kota Semarang itu, didampingi jajaran fraksi, yakni Wiwin Subiyono (Wakil Ketua DPRD), Sugihartono (komisi D), Swasti Aswagati (komisi A).

Danur mengatakan jajaran fraksinya akan memberikan pendampingan sesuai dengan bidang kerjanya di komisi DPRD Kota Semarang, seperti komisi D untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kemarin (saat penertiban, red.), pelaksanaan ujian nasional (UN) katanya sempat terganggu? Kesehatan dan psikologis warga Kebonharjo bagaimana? Itu tugas anggota di komisi D,” katanya.

Di Komisi D DPRD Kota Semarang, kata dia, kebetulan yang menjadi ketua adalah kadernya, yakni Laser Narindro sehingga semakin optimal, demikian pula dengan anggota di komisi-komisi lainnya.

Yang jelas, Fraksi Partai Demokrat sangat menyayangkan langkah penertiban lahan di Kebonharjo yang dilakukan PT KAI Daerah Operasi IV Semarang karena tidak sesuai dengan hasil koordinasi.

“Warga Kebonharjo sekarang ini banyak yang mengalami trauma akibat penertiban itu. Makanya, kami menginstruksikan seluruh kader di legislatif untuk mendampingi sesuai bidangnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono yang menghadiri koordinasi terakhir sebelum penertiban, tepatnya Senin (16/5) lalu yang dihadiri seluruh pihak yang terkait.

“Prinsipnya, hasil rapat koordinasi itu pembongkaran akan dilakukan KAI untuk warga yang sudah mendapatkan tali asih (uang bongkar, red.). Yang belum, tidak boleh dilakukan penertiban,” katanya.

PT KAI Daerah Operasi IV Semarang, Kamis (19/5) menertibkan puluhan rumah di kawasan Kebonharjo, Semarang, yang rencananya akan dibangun rel dari Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas.

Berdasarkan data KAI, setidaknya ada 130 bidang yang terdampak pembangunan rel pelabuhan, terdiri atas 68 bidang tidak bersertifikat hak milik (SHM) dan 62 bidang ber-SHM, termasuk fasilitas umum.

Dari penertiban itu, masih menyisakan 17 bidang rumah yang berdasarkan kesepakatan yang dibuat seluruh pihak terkait akan dibongkar sendiri oleh warga dalam tenggat seminggu setelah penertiban itu.(bj)