Home Lintas Jateng Parpol PKPB Tidak Cairkan Bantuan Politik

Parpol PKPB Tidak Cairkan Bantuan Politik

(dok.)

Kudus, 13/11 (BeritaJateng.Net) – Satu dari 16 partai politik di Kabupaten Kudus, Jateng, menyatakan tidak akan mencairkan dana bantuan politik, kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kudus, Djati Solechah.

“Parpol yang sudah mengirim surat pemberitahuan tidak akan mencairkan dana bantuan politik (banpol) adalah Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB),” katanya, Kamis (13/11).

Surat dari parpol tersebut, katanya, sudah diterima Kesbangpolinmas Kudus. Seharusnya PKPB mendapatkan dan bantuan sebesar Rp22,3 juta. Meskipun dalam surat yang disampaikan tidak menyebutkan alasan, kata Djati, keputusan parpol tersebut tetap dihargai yang dimungkinkan memiliki pertimbangan sendiri.

“Bisa saja karena secara kelembagaan partainya sudah tidak ada sehingga lebih memutuskan untuk tidak mencairkan,” ujarnya.

Lima belas parpol lainnya, kata dia, sudah menyampaikan proposal bantuan, meskipun ada yang diminta memperbarui untuk disesuaikan dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 18 Agustus 2014.

Dalam SE tersebut berisi dasar penghitungan pemberian dana banpol disesuaikan surat keputusan peresmian pengangkatan anggota dewan oleh kepala daerah setempat.

Pencairan dana banpol tahun ini, katanya, memang berbeda dengan tahun sebelumnya karena tahun ini peserta Pemilu 2009 yang mendapatkan kursi di DPRD Kudus tak mendapatkan dana bantuan selama 12 bulan penuh.

Nantinya, kata dia, parpol yang mendapatkan dana bantuan selama 12 bulan merupakan parpol yang meraih kursi pada Pemilu 2014, sedangkan parpol yang tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2014 hanya mendapatkan jatah selama tujuh bulan.

Sebelumnya, Kesbangpolinmas Kudus membuat surat keputusan tertanggal 16 Juli yang memutuskan untuk parpol peserta Pemilu 2009 mendapatkan jatah delapan bulan dan parpol peserta Pemilu 2014 mendapatkan dana banpol selama empat bulan.

Namun ada perbedaan uang per suara parpol, untuk parpol peserta Pemilu 2009 setiap suara mendapatkan dana sebesar Rp2.550, sedangkan untuk peserta Pemilu 2014 setiap suara mendapatkan dana bantuan Rp2.250.

Adapun jumlah total dana banpol bagi 16 peserta Pemilu 2009 mencapai Rp541,7 juta, sedangkan parpol peserta Pemilu 2014 yang berjumlah 11 parpol sebesar Rp437 juta. (ant/pri)