Home Lintas Jateng Parkir Taksi Bandara akan Dipindah di Halaman Primkopad

Parkir Taksi Bandara akan Dipindah di Halaman Primkopad

75
0
          SEMARANG, 27/4 (BeritaJateng.net) –  PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang berencana akan memindah area parkir taksi bandara yang sudah tak mampu menampung armada lagi. Lokasi baru akan menempati halaman yang berada di dekat Koperasi Primer Angkatan Darat (Primkopad).
            Kepala Humas AP I Bandara Ahmad Yani Semarang M. Dimyati menyampaikan, area baru parkir taksi akan lebih memudahkan dalam penjemputan penumpang di area pelataran terminal bandara. Karena aksesnya akan tersendiri tidak bercampur dengan kendaraan penumpang atau pendatang.
              “Kalau rencana ini memang ada, namun kepastian kapan pemindahan kami masih menunggu keputusan dari pimpinan karena masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak Lanumad,” katanya.
              Namun pihaknya mengaku pemindahana bisa jadi secepatnya karena kebutuhan lahan parkir di bandara sudah sangat mendesak untuk dilakukan penataan perparkiran. Apalagi menjelang Lebaran pasti traffic kendaraan keluar masuk bandara akan sangat ramai.
             “Kondisinya area saat ini parkir bandara kadang dipakai juga oleh kendaraan pengunjung dan penumpang jadi suasana disana sangat penuh,” ujarnya.
             Pantauan BeritaJateng.net, area parkir kini dipenuhi puluhan armada taksi bandara Ahmad Yani memang tampak tak layak lagi, kondisi jalan yang bergelombang dan kerap becek saat hujan, di tambah menjadi satu jalur akses masuk dengan kendaraan kedatangan menambah suasana macet jika ada pesawat yang mendarat.
              Salah satu pengemudi taksi bandara Elisa (52), mengaku belum mengetahui informasi akan dipindahnya area parkir taksi bandara ditempat yang baru. Dia hanya berharap jika seandainya jadi dipindah tetap memperhatikan kebutuhan para pengemudi salah satunya tempat transit untuk istirahat.
             “Kalau di sini (tempat sekarang) ada pos untuk istirahat juga ada warung sederhananya, tapi memang kondisi di area parkir ini sudah penuh sekali,” katanya.
             Dia mengatakan, kondisi akan sangat ramai menjelang akhir pekan seperti hari Jumat dan Sabtu, kemacetan antrian yang berbaur dengan kendaraan umum pengunjung tak terhindarkan. Macet pun sudah pasti terjadi.
             “Sistem order melalui panggilan HT sebenarnya sudah bisa meminimalisir penumpukan armada, namun karena berbaur dengan kendaraan lain jadinya ya macet,” terangnya.
             Sementara, seorang pedagang nasi, Nurul Chotimah, ingin agar lapaknya turut disediakan titik untuk berjualan. Saat ini dia selalu melayani sekitar 200 pengemudi taksi setiap harinya.
             “Kalau bisa ya ikut ke lokasi baru. Dari warung juga kami bisa menghidupi keluarga, setelah pendapatan suami dari menyopir taksi berkurang drastis belakangan,” katanya. (El)