Home Hukum dan Kriminal Parkir di Garasi, Mobil Pick Up Raib

Parkir di Garasi, Mobil Pick Up Raib

Polisi saat melalukan olah TKP (BJ/DK)
Polisi saat melalukan olah TKP (BJ/DK)
Polisi saat melalukan olah TKP (BJ/DK)

 

Kendal, 20/11 (Beritajateng.net)-Sebuah mobil bak terbuka Mitsubishi L300 dengan nomor polisi H 1760 DD hilang dicuri saat diparkir di garasi gudang toko bangunan Via di jalan Kaliwungu – Boja Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Kendal. Diduga pelaku melakukan kejahatannya pada Kamis (20/11) dinihari, dengan memanfaatkan kelengahan pemilik mobil.

Hilangnya mobil diketahui pertama kali oleh sopir yang biasa menggunakannya untuk mengantar material bangunan ke pelanggan, Jumari (40), pada Kamis (20/11) pukul 07.00 WIB. Ia mengaku hendak memanaskan mesin mobil sebelum melakukan aktifitas. Tetapi saat sampai di garasi gudang, ia sudah tidak mendapati mobil yang baru dibeli atasannya 7 bulan lalu itu.

“Biasanya di parkir di garasi aman-aman saja. Mobil yang lain juga masih ada. Kok cuma mobil yang saya operasikan saja yang hilang,” ujarnya.

Menurut pemilik mobil sekaligus toko bangunan Via, Sirojuniam (33), dirinya melihat mobil tersebut terakhir kali pada Rabu (19/11) pukul 17.00 WIB. Bahkan ia mengaku sempat tidak percaya saat menerima laporan dari sopirnya, kalau mobil hilang.

“Rabu sore mobilnya masih ada di garasi, karena baru saja dimasukkan oleh sopir. Tetapi kunci kontak dibawa sopir dan baru dikembalikan saat ia memberitahu bahwa mobilnya telah dicuri orang,” tuturnya.

Korban mengaku tempat kejadian memang tidak ditutup pintu atau gerbang, karena masih dalam proses pembangunan. Ia menjelaskan bahwa biasanya tidak terjadi tindak kejahatan di toko miliknya, maka ia tidak khawatir akan kehilangan mobil yang di parkir tempat itu.

Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu melalui Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu Aiptu Sutikna menjelaskan pihaknya segera melakukan olah TKP setelah mendapat laporan dari korban. Pihaknya belum menemukan hal yang mencurigakan, terkait laporan itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir yang membawa kunci mobil. Dugaan sementara, pelaku beraksi pada dini hari dengan memanfaatkan kelengahan pemilik mobil yang masih tertidur pulas. Akibat pencurian mobil ini, Surat Tanda NomorKendaraan (STNK) juga ikut raib karena diletakkan di dalam mobil. Kerugianyang diderita diperkirakan mencapai Rp. 180 juta,” jelasnya. (DK/pj)