Home Lintas Jateng Panwas Demak Ajak Pesantren dan Santri Tolak “Sedekah Politik”

Panwas Demak Ajak Pesantren dan Santri Tolak “Sedekah Politik”

833
0
Panwas Demak Ajak Pesantren dan Santri Tolak "Sedekah Politik"

DEMAK, 7/12 (BeritaJateng.net) – Panitia Pengwas Pemililihan Kabupaten Demak, Jateng, mengajak kalangan pondok pesantren dan santri di wilayah Demak untuk menolak praktik politik uang dalam gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tahun 2018 maupun Pemilu Legislatif ( Pileg ).

Hal itu diungkapkan Ketua Panwas Demak, Khoirul Saleh, dalam acara Sosialisasi Pengawas Pemilu Partisipatif di Hotel Amantis, Demak, Kamis (7/12/2017) siang.

Acara tersebut dihadiri sebanyak 70 santri dari sejumlah pondok pesantren yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Demak.

“Kita ajak para santri ini sebagai pemilih partisipatif yang nantinya sebagai garda terdepan menolak segala bentuk politik uang atau sedekah politik,” kata Khoirul.

Menurut Khoirul, dalam perkembangannya pesantren dan santri memiliki andil dan pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam hal pendidikan, sosial budaya, ekonomi dan juga politik.

“Para santri dan kyai pesantren perannya nyata dalam membangun negara ini. Nah, mereka kita gandeng untuk bersama sama memberikan pemahaman nilai nilai demokrasi,” ujarnya.

Para santri dan kyai yang juga bagian dari  relawan demokrasi ini, selain garda terdepan kampanye tolak sedekah politik, juga nantinya dilibatkan untuk mengkampanyekan bahaya politik identitas yang mungkin akan terjadi di Kabupaten Demak.

Politik identitas yang mengusung isu sara ini dapat mengkotori nilai nilai demokrasi dan dapat memecah belah persatauan dan kesatuan.

” Kita berharap, dengan adanya peran santri dan kyai ini, dapat menangkal adanya politik uang maupun politik identitas, ” ucapnya.
Kultur Demak sebagai Kota Wali yang dikenal masyarakatnya religi, identik dengan pesantren, kyai dan santri. Dalam setiap kegiatan keagamaan, nantinya dapat disisipkan pendidikan politik yang santun serta nilai nilai demokrasi bermartabat demi suksesnya pesta demokrasi.

“Kaum santri di Kabupen Demak jumlahnya cukup banyak, mereka bisa memberi informasi kepada masyarakat dan komunitasnya utk memilih wakil wakil mereka tanpa embel – embel uang,” pungkasnya. (Bj/El)

Panwas Demak Ajak Pesantren dan Santri Tolak “Sedekah Politik”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here