Home Hiburan Pameran SFI 36 Resmi Dibuka

Pameran SFI 36 Resmi Dibuka

Semarang, 18/12 (BeritaJateng.net) – Pengaruh dunia fotografi dengan sektor pariwisata dinilai penting sebagai salah satu cara mempromosikan destinasi yang dimiliki negara Indonesia melalui lensa kamera dan bingkai foto.

Hal ini diutarakan Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hari Oentoro Drajat saat membuka pameran Salon Foto Indonesia ke 36, Jumat (18/12) petang.

Pameran SFI ke -36 yang digelar di Wisma Perdamaian Tugu Muda Semarang dihadiri oleh ratusan fotografer dari penjuru tanah air, pejabat provinsi Jawa Tengah dan Muspida Pemkot Semarang.

“Dengan fotografi kita dapat memperkenalkan unik dan indahnya Indonesia. Foto banyak memuat informasi bukan hanya sebuah gambar, foto juga memuat verbal dan cerita. Dalam sebuah karya foto kita dapat merasakan pesan,” ujar Hari.

Menurutnya, sebuah foto berisi catatan peristiwa yang diabadikan, dari foto seseorang juga bisa menjadi tertarik dengan panorama dan destinasi, sekaligus dapat menjadi alat promosi yang mudah dan cepat.

“Dalam pariwisata ada Sapta Pesona yang didalamnya berisi keindahan, kebersihan, Aman, tertib, sejuk, ramah tamah dan kenangan yang bisa ditangkap lewat mata kamera fotografi. Sehingga melalui fotografi akan dapat memperlihatkan kondisi masyarakat dan budaya Indonesia yang juga sekaligus menjadi salah satu alat promosi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Hari, kementerian pariwisata mengapresiasi dan terus mendorong kegiatan kreatif yang dilakukan insan fotografi khususnya dalam penyelenggaraan Salon Foto Indonesia ke 36.

Staf Kementrian Pariwisata secara resmi membuka pameran Salon Foto Indonesia di Wisma Perdamaian Kota Semarang
Staf Kementrian Pariwisata secara resmi membuka pameran Salon Foto Indonesia di Wisma Perdamaian Kota Semarang

DSC08358-1

Ditempat yang sama, Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Edy Joko Pramono menyatakan, Pemerintah provinsi juga turut mengapresiasi upaya yang dilakukan insan fotografi di Jawa Tengah yang secara tidak langsung turut ikut andil mempromosikan pariwisata di Jawa Tengah.

“Gubernur berpesan yang di foto jangan hanya objek yang aneh-aneh saja, namun juga seputar kegiatan, kebudayaan dan kondisi alam atau keindahan di Jawa Tengah sebagai upaya menggiatkan Jateng Gayeng,” katanya.

Di Jawa Tengah, lanjutnya, masih giat-giatnya Jateng Gayeng. Gayeng dalam pembangunan gayeng dalam pariwisata dan gayeng dalam segala hal.

“Untuk itu, jika diselaraskan dengan pemerintah, hasil foto kawan-kawan fotografi dapat menjadi magnet bagi destinasi wisata di Jawa Tengah,” ujarnya.

Edy mengajak pegiat fotografi di Jawa Tengah bahkan Nasional agar mengembangkan potensi an kreatifitas yang dimiliki dalam dunia fotografi.

Salon Foto Indonesia 2015

Salon Foto Indonesia ke -36 merupakan rangkaian kegiatan bergengsi bagi insan fotografi Nasional yang dilakukan dengan proses yang cukup panjang. Di mulai sejak bulan Juni 2015 lalu, Komunitas Fotografer Semarang (KFS) mendapat kepercayaan untuk membuat event akbar fotografi pertama di kota Semarang.

Pada bulan Oktober sebanyak 3.349 foto diterima panitia Salon Foto Indonesia dan pada bulan yang sama dilakukan pula penjurian dan Munas FPSI.

“Semarang sebelumnya pernah menjadi tuan rumah SFI pada tahun 2002, setelah 12 tahun berlalu, akhirnya Semarang lewat KFS dipercaya kembali menjadi penyelenggara kegiatan akbar ini,” tutur Ketua Salon Foto Indonesia ke 36 Lim Winasdy.

Sebagai puncak acara, lanjut Lim, pada hari ini, Jumat (18/12) dibuka pameran sekaligus penyerahan medali kepada pemenang Salon Foto Indonesia tahun 2015.

Pameran akan digelar selama tiga hari sejak tanggal 18-20 Desember 2015 mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB di Wisma Perdamaian Tugu Muda Semarang.

Bukan hanya pameran, akan ada berbagai kegiatan menarik yang digelar panitia SFI 36 mulai dengan Photo talk dan hunting model MPC tanggal 19 Desember 2015 pukul 15.00 WIB dan pendaftaran lomba foto by Nikon bertajuk I am Classic.

Pada hari Minggu (20/12) akan ada sharing foto by Lim Winasdy dan dilanjutkan pengenalan mirrorless oleh Sony serta pengumuman pemenang lomba Nikon.

“Beragam hadiah menarik yang sayang dilewatkan, jadi bagi insan fotografi Semarang yang ingin berpartisipasi silahkan datang ke Wisma Perdamaian,” tambahnya. (BJ06)