Home Hukum dan Kriminal Operasi Zebra Candi, Jumlah Pelanggaran Menurun

Operasi Zebra Candi, Jumlah Pelanggaran Menurun

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 5/11 (BeritaJateng.net) – Sejak dilakukan tanggal 22 Oktober 2015 lalu atau selama dua pekan, jumlah pelanggaran operasi Zebra Candi 2015 yang dilakukan oleh Dit Lantas (Direktorat Lalu Lintas) Polda Jawa Tengah untuk tahun ini lebih menurun dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, angka penurunan itu tidak menandakan kepatuhan masyarakat terhadap lalu lintas juga tinggi. Pasalnya, dalam pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini, penindakan yang dilakukan terhadap para pelanggar berbeda dibanding periode sebelumnya.

“Untuk tahun ini memang turun, sebab penindakannya secara tematik. Sedangkan di tahun sebelumnya ‘gebyah uyah’ atau semua ditindak,” kata Kepala Opsnal Dit Lantas Polda Jateng, AKPB Imam Basuki, Kamis (5/11).

Menurutnya, di Jawa Tengah ada dua sasaran yang menjadi prioritas penindakan yakni pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.

“Jumlah pelanggaran di Operasi Zebra Candi 2015 ini tercatat 121.286 kasus. Sebanyak 69.524 ditilang sisanya 51.762 diberi teguran,” jelasnya.

Angka tersebut lebih kecil dibandingkan Operasi Zebra Candi yang digelar di Tahun 2014, di mana tercatat 163.971 pelanggaran. Sebanyak 108.555 ditilang, lainnya 55.416 menerima teguran.

Tujuan digelarnya operasi Zebra Candi 2015 tidak lain untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.

“Selain itu juga untuk meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” pungkasnya. (Bj02)