Home Hukum dan Kriminal Operasi Rutin, Polisi Amankan Belasan Motor Tak Dilengkapi Surat-surat Resmi

Operasi Rutin, Polisi Amankan Belasan Motor Tak Dilengkapi Surat-surat Resmi

876
Polisi mengamankan belasan motor tanpa surat-surat resmi, bukan hanya itu pengendara motor yang membawa senjata tajam yang diduga akan digunakan sebagai tawuran atau melakukan aksi kejahatan juga turut diamankan polisi.
Polisi mengamankan belasan motor tanpa surat-surat resmi, bukan hanya itu pengendara motor yang membawa senjata tajam yang diduga akan digunakan sebagai tawuran atau melakukan aksi kejahatan juga turut diamankan polisi.
Polisi mengamankan belasan motor tanpa surat-surat resmi, bukan hanya itu pengendara motor yang membawa senjata tajam yang diduga akan digunakan sebagai tawuran atau melakukan aksi kejahatan juga turut diamankan polisi.

Semarang, 27/9 (BeritaJateng.net) – Belasan sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi berhasil disita polisi dalam kegiatan operasi rutin yang dilakukan oleh aparat Polsek Gayamsari beserta Polsek Semarang Timur serta dibantu FKPM Gayamsari Semarang, Minggu (27/9) dini hari.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto menyatakan tujuan diadakannya operasi ini tidak lain untuk mengantisipasi adanya curat, curas dan curanmor yang tengah marak terjadi di sejumlah wilayah Kota Semarang.

Dalam kegiatan operasi ini baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas tak luput dari pemeriksaan petugas. Selain berhasil mengamankan belasan sepeda motor, petugas juga mengamankan beberapa pengendara yang kedapatan membawa sejumlah alat yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

“Kali ini anggota kita melakukannya di Jalan Citarum, yang mana kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi maraknya curat, curas, dan curanmor,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, selain mengantisipasi ketiga hal tersebut, pihaknya juga mengatisipasi adanya tawuran antar pemuda dan aksi balap liar.

“Karena kita ketahui di jam-jam rawan seperti ini rentan akan aksi tersebut. Tentunya apabila tidak dilakukan upaya-upaya preventif, hal tersebut dapat menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat,” kata Dili.

Dili juga menambahkan akan terus melakukan kegiatan operasi ini guna menciptakan keamanan dan kenyaman di lingkungan masyarakat.

“Kita akan rutin melakukan kegiatan operasi ini agar tercipta keamanan dan kenyaman di masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Gayamsari serta wilayah hukum Polsek Semarang Timur,” imbuhnya.

Sementara, karena diduga berusaha menghindari hadangan polisi, sejumlah pengendara berbalik arah sebelum akhirnya terjatuh dan menyebabkan sebagian tubuhnya terluka. Ketika dihampiri petugas, pengendara tersebut justru malah kabur dan meninggalkan sepeda motornya yang tergeletak di jalan.

Seorang pemuda yang diduga mabuk dan melarikan diri saat digelarnya operasi diamankan polisi.
Seorang pemuda yang diduga mabuk dan melarikan diri saat digelarnya operasi diamankan polisi.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dan pengendara tersebut. Namun, berkat kesigapan petugas, pemuda yang diduga mabuk ini akhirnya berhasil ditangkap.

Setelah berhasil diamankan, petugas lantas menggeledah barang bawaannya, dan ternyata memang ditemukan minuman keras jenis ciu yang disimpan dalam botol bekas.

Tidak hanya itu, beberapa pengendara terlihat nekat menerobos barikade polisi dengan menambah laju kecepatan motornya. Alhasil diduga tidak dapat mengendalikan motornya, pengendara tersebut akhirnya tersungkur hingga melukai pengendara lain.

Selanjutnya, beberapa alat dan sejumlah minuman keras serta belasan motor hasil dari kegiatan operasi ini diamankan ke Mapolsek Gayamsari sebagai barang bukti.

“Dari barang bukti tersebut, nanti akan kita kembangkan dengan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Apabila terbukti dan terlibat dalam tindak pidana, maka selanjutnya kita akan proses,” pungkas Dili. (Bjt02)

Advertisements