Home Headline Operasi Pekat, PSK dan Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia di Kota Semarang

Operasi Pekat, PSK dan Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia di Kota Semarang

983
0
Operasi Pekat, PSK dan Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia di Kota Semarang
       Semarang, 15/5 (BeritaJateng.net) – Sejumlah pasangan mesum dan pekerja seks komersial yang mangkal di jalan protokol kota Semarang diamankan petugas gabungan  Satpol PP Kota Semarang, Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. Mereka terjaring razia penyakit masyarakat jelang datangnya bulan ramadhan, pada Senin (14/5) malam.
       Operasi digelar dengan sasaran para pekerja seks komersial yang kerap mangkal di jalan protokol kota semarang.
        Selain menyasar para pekerja seks komersial, petugas gabungan mendapati sejumlah pasangan tidak resmi berada didalam kamar di sejumlah hotel melati yang berada dijalan Imam Bonjol dan jalan Tanjung, Kota Semarang.
        “Operasi pekat sasaran para PSK, dari rasia ini banyak ditemukan pasangan tidak resmi, mereka diamankan di Hotel Tanjung, Hotel Arjuna, dan Hotel Kudus,” Ungkap Kepala Tindak Pemberantasan dan Penertiban, Martin Stivanus Dakosta, di Kantor Satpol PP Kota bSemarang, usai giat operasi pekat, Senin (14/5).
Operasi Pekat, PSK dan Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia di Kota Semarang
        Saat dimintai surat nikah, para pasangan tidak resmi  tersebut tidak dapat menunjukkan. Oleh petugas, para pasangan tidak resmi tersebut kemudian diamankan untuk di bawa ke Kantor Satpol PP Kota Semarang
        Setelah dilakukan pendataan,  sebanyak 11 pasangan tidak resmi dan  penjaja seks komersil jalanan berhasil diamankan. Untuk PSK yang terjaring selanjutnya dibawa ke panti rehabilitasi di Solo guna mendapatkan pembinaan. “Yang terjaring razia ada 11 PSK dan 11 pasangan tidak resmi,” ujarnya.
        Sementara kegiatan serupa akan terus digelar untuk menciptakan suasana Kota Semarang yang kondusif menjelang datangnya bulan puasa. “Menjaga kondusifitas Kota Semarang memasuki bulan ramadhan agar berjalan aman dan tentram,” tambahnya. (Nh/El)