Home News Update Operasi Gabungan Tertibkan Puluhan APK Paslon

Operasi Gabungan Tertibkan Puluhan APK Paslon

Penertiban baliho kampanye paslon
Penertiban baliho kampanye paslon
Penertiban baliho kampanye paslon

Semarang, 4/9 (BeritaJateng.net) – Satuan polisi pamong praja (PP), bersama Panitia Pengawas (Panwas), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, dan aparat kepolisian melakukan penertiban baliho sosialisasi pemilihan kepala daerah.

Sebanyak 200 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang dikerahkan untuk mengawal ditertibkannya Alat Peraga Kampanye di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Di kawasan kota sendiri, ada 60 personel Satpol PP yang bergabung menurunkan APK baliho paslon, selebihnya tersebar di 15 kecamatan lain.

Diawali dengan apel upacara, kemudian dari 60 personil dibagi menjadi dua, kearah Barat dan Timur untuk mencopot baliho bergambar pasangan calon peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2015.

Baliho yang berukuran besar dan letaknya yang tinggi menyulitkan dijangkau sehingga membuat petugas mengerahkan mobil tangga milik Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan penertiban ini merupakan kelanjutan dari penertiban-penertiban yang dilakukan secara manual untuk spanduk yang berukuran kecil.

“Khusus sekarang ini, penertiban untuk alat peraga (kampanye, red.) yang memiliki volume besar-besar, seperti baliho. Kami bagi dalam dua tim yang menyebar di wilayah Timur dan Barat,” katanya.

P_20150904_200045

Untuk tim yang menyisir wilayah Barat, ia mengatakan dimulai dari Jalan Mgr Soegijapranata (Pasar Bulu), Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tol Krapyak, kemudian sampai kawasan Kaliwiru Semarang.

Ia menyebutkan seluruh unsur dilibatkan dalam penertiban alat peraga kampanye serentak itu, termasuk Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.

Dari laporan yang masuk, kata dia, setidaknya ada ratusan titik pemasangan baliho sosialisasi pasangan calon Pilwakot Semarang, sementara untuk yang berukuran besar ada di sebanyak 40 titik.

“Di kecamatan-kecamatan, satpol juga ikut turun bersama aparat wilayah untuk menertibkan alat peraga kampanye yang ada di wilayah setempat. Kami target malam ini harus sudah bersih,” katanya.

Sebelumnya, KPU Kota Semarang menyatakan baliho-baliho, dan alat peraga kampanye lainnya yang selama ini terpasang harus diturunkan setelah ada penetapan pasangan calon peserta Pilwakot Semarang 2015.

Penetapan pasangan calon dilakukan KPU Kota Semarang pada 24 Agustus 2015, dan ternyata masih banyak baliho bergambar ketiga pasangan calon yang terpasang di berbagai titik di Kota Semarang.

Kemudian, KPU Kota Semarang mengirimkan surat peringatan kepada seluruh tim kampanye pasangan calon agar segera menurunkan alat peraga kampanye yang masih terpasang di berbagai titik.

Namun, sampai saat ini masih ada beberapa spanduk, termasuk baliho berukuran besar masih terpasang di sejumlah ruas jalan sehingga dilakukan penertiban oleh satpol bersama pihak terkait.(bj05)