Home Nasional Ombudsman : Pelayanan Baznas Padang Jauh dari Layak

Ombudsman : Pelayanan Baznas Padang Jauh dari Layak

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Padang, 13/3 (BeritaJateng.net) – Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyoroti pelayanan Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Padang yang dinilai masih jauh dari layak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ombudman sudah melakukan investigasi tertutup dan terbuka ke Baznas Padang pada Januari 2015 dan mendapatkan pelayanan yang masih sangat tidak maksimal,” kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi di Padang, Jumat.

Menurut dia, hasil investigasi itu sudah dilaporkan kepada Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan juga telah disampaikan secara langsung kepada Baznas Padang.

“Kami sampaikan bahwa menurut hasil investigasi ombudsman, pelayanan di kantor Baznaz Padang di Masjid Nurul Iman Padang baru memenuhi 20 persen sarana dan fasilitas layanan publik dari skala 100 persen. Hal ini harus diperbaiki secepat mungkin karena Baznas bertugas melayani masyarakat,” tambahnya.

Ia menjelaskan sarana dan fasilitas dasar seperti kamar mandi, ruang tunggu, parkir dan beberapa indikator lain belum terpenuhi secara mandiri. Fasilitas yang ada menumpang pada fasilitas masjid.

“Kami juga menemukan Standar Operating Prosedur (SOP), sarana pengaduan, dan fasilitas untuk masyarakat disabilitas masih belum memadai, padahal Baznas dinilai memiliki kemampuan untuk melengkapi sarana tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, tidak terpenuhinya sarana dan fasilitas pelayanan publik yang baik, menyalahi Undang-Undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Jika Baznas tidak segera memperbaikinya, bisa dikenakan sanksi berupa pembebasan tugas pimpinan Baznas dari jabatannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Padang, Epi Santoso mengatakan akan segera merespon hasil investigasi ombudsman tersebut.

“Kami sedang mempersiapkan pindah kantor ke kawasan By Pass Sungai Sapih Kota Padang. Saat pindah ini, kami akan memperhatikan hasil investigasi itu,” tambahnya. (ant/BJ)