Home News Update Ombudsman Minta Disdik Buka Akses Pengaduan

Ombudsman Minta Disdik Buka Akses Pengaduan

122
0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin (tengah) usai menyidak UN di MTs Fatmawati Semarang, Senin (4/5) pagi.
         SEMARANG, 2/1 (BeritaJateng.net) – Carut marut input data dalam pengumuman perekrutan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, yang terjadi beberapa waktu lalu membuat  tim Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah mendatangi Kantor Disdik Kota Semarang guna meminta klarifikasi Kepala Disdik, Bunyamin Selasa (2/1) siang.
         Plt Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu mengatakan jika kedatangan tim Ombudsman dilakukan untuk melakukan klarifikasi guna mengetahui apakah terjadi maladministrasi dalam penginputan data. Apalagi sebelumnya dilaukan ralat pengumuman lantaran ada ketidaksesuaian data antara nama peserta dan nomor peserta.
          “Sebelumnya sudah ada pemeriksaan ulang dan ditemukan nomor dan nama yang berbeda, sehingga dilakukan perbaikan berupa penyesuaian nama dan nomor. Pengumuman lulus berdasarkan nama, sementara ralat dilakukan pembetulan nomor perserta,” katanya.
         Sabarudin Hulu menambahkan jika, Ombudsman RI Perwakilan Jateng  meminta Dinas Pendidikan untuk membuka akases pengaduan terkait terjadinya ralat pengumuman seleksi pegawai Non ASN. “Kami sarankan ada posko atau akses pengaduan, Dinas poun menyanggupinya. Pengaduan masyarakat akan diterima oleh perwakilan dari Disdik,” jelasnya.
          Dari pertemuan kemarin, lanjut dia, ralat pengumuman yang dilakukan tidak mempengaruhi perubahan nama peserta hanya penyesuaian nomor peserta dengan nama sebagaimana diumumkan pertama kali. “Pengumuman yang benar adalah pengumuman yang sudah diralat nomor 800/8373,” tambahnya.
          Dirinya memnjelaskan, masih akan melakukan monitoring dan menelaah hasi permintaan klarifikasi kemarin. Selain itu Ombudsman juga meminta kepada peserta atau masyarakat yang merasa keberatan,bahkan menemukan terjadinya dugaan maladministrasi dalam proses seleksi hingga pengumuman seleksi pegawai Non ASN di lingkungan Disdik Kota Semarang untuk segera melapor. “Kalau memang ada temuan bisa melapor ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah atau Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang,” terangnya.
          Sementara itu Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan jika Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, sudah menjelaskan kepada Ombudsman terkait kesalahan inputing nomor peserta. “Namun itu semua sudah diralat, nama yang peserta yang diterima tidak berubah,” ujarnya.
           Walaupun sudah diralat, Politisi PDIP tersebut tetap meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin untuk segera melaporkan kesalahan terkait penerimaan pegawai Non ASN Dinas Pendidikan kepada Walikota Semarang.  Mbak Ita pun berharap agar kedepan tidak terjadi kesalahan serupa dalam seleksi penerimaan pegawai Non ASN. “Saya sudah minta kepada Pak Bunyamin untuk melaporkan kejadian tersebut secara tertulis,” tegasnya. (Bj/El)