Home Ekbis OJK Jateng-DIY Potong Gaji 9 Bulan dan THR untuk Bansos Covid-19

OJK Jateng-DIY Potong Gaji 9 Bulan dan THR untuk Bansos Covid-19

1345
OJK Jateng-DIY Potong Gaji 9 Bulan dan THR untuk Bansos Covid-19

Semarang, 29/5 (BeritaJateng.net) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Ikatan Pegawai OJK Komisariat Kantor Regional 3 Jateng dan DIY (IPOJK KR3), menyerahkan bantuan sosial melalui Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah, sebagai bentuk solidaritas pegawai dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak COVID-19 di kawasan Jawa Tengah, Kamis (28/5/2020).

Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah diketahui sebagai pengelola beberapa panti asuhan, pesantren, dan panti jompo, diantaranya Panti Asuhan Bina Ihsan Mranggen Gunung Pati, Panti Asuhan Ihsan Sakeena Solo, Panti Asuhan Izzatul Ihsan Magelang, Panti Asuhan Al Ihsan Temanggung, Panti Asuhan Cahaya Ummat Sejahtera Kebumen, Pesantren Yatim Dhuafa Al Ihsan Wonosobo, Pesantren Jompo Raden Rahmad Banyubiru Kab. Semarang, Rumah Peduli Nurul Ikhlas Bulustalan Semarang Barat, Panti Asuhan Darul Hadlonah Blotongan Salatiga dan Panti Jompo Binaan Gereja Salatiga.

Program ini merupakan rangkaian program peduli COVID-19 yang sumber dananya berasal dari pemotongan gaji pegawai OJK selama 9 bulan, yakni mulai April hingga Desember 2020 dan Tunjangan Hari Raya (THR). Sebagiannya telah disalurkan melalui Gugus Tugas Nasional COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Palang Merah Indonesia (PMI) total sebesar Rp15 milyar.

Bantuan diserahkan oleh Kepala Regional OJK KR3 Jateng dan DIY, Aman Santosa yang didampingi oleh Ketua IPOJK Komisariat KR3 Jateng dan DIY, Alfin Rinaldi yang diterima langsung oleh Pengurus Yayasan Al Ihsan, Doso Sutrisno. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban berbagai golongan masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19”, tutur Aman.

Pengurus Yayasan Al Ihsan Doso Sutrisno mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan OJK tersebut. “Bantuan ini akan kami salurkan kepada panti asuhan, panti jompo dan pesantren yang berada dibawah kelolaan kami,” ungkap Doso. (El)