Home Headline Nyuri Motor, Sepasang Kekasih Ditangkap

Nyuri Motor, Sepasang Kekasih Ditangkap

Pelaku digelandang ke Mapolsek Barat karena terlibat pencurian sepeda motor.

Semarang, 16/12 (BeritaJateng.net) – Bukannya berniat ingin segera ke Kantor Urusan Agama, sepasang kekasih ini malah terlibat tindak pidana. Inilah yang dialami oleh Abdul Kholik (28) warga Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Semarang dan Sherly Trisna Lavina (22) warga Krajan, Kabupaten Malang.

Sherly terbukti terlibat dalam aksi kejahatan yang dilakukan oleh pacarnya saat mencuri sepeda motor di sebuah kos-kosan yang berada di Jalan Wologito Semarang.

Kronologis bermula ketika korban yang juga pelapor saat itu tengah pulang ke kampung, dan meninggalkan sepeda motor miliknya di kos-kosan tersebut pada hari Sabtu, 21 November 2015 lalu. Pada keesokan harinya ketika korban kembali ke kos, sepeda motor miliknya sudah raib.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga akhirnya mengarah kepada Sherly dan Kholik. Keduanya pun ditangkap anggota Reskrim Polsek Semarang Barat pada hari Minggu (22/11) malam di Jalan Wologito I, Kelurahan Kembangarum, Semarang.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku Kholik berusaha kabur sehingga anggota polisi terpaksa melumpuhkan kakinya dengan timah panas.

Diketahui, Kholik ternyata mendapat informasi tentang sepeda motor yang dicurinya dari seseorang yang bernama Windy Meylani (38) warga Jalan Borobudur Selatan, Kembangarum, Semarang.

“Dia (Kholik) memang sering main ke tempat saya. Saya mendapat Rp. 300 Ribu dari Kholik, setelah motor itu dicurinya,” beber Windy, saat di Mapolsek Semarang Barat.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat, Cahyo Widyatmoko mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari seseorang yang memberikan informasi kepada pihaknya.

“Awal mula pengungkapan kasus ini adalah pengakuan dari Sherly yang tak bukan pacar si Kholik yang mengatakan bahwasanya Kholik pernah melakukan tindak kejahatan di daerah Wologito. Kenapa si Sherly ini mengatakan demikian, rupanya ada ketegangan antara kedua belah pihak. Setelah kami melaksanakan penyelidikan dan penelusuran, ternyata benar yang bersangkutan telah melakukan tindak kejahatan berupa pencurian sepeda motor di sebuah kos-kosan yang ada di Wologito,” terangnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/12).

PENCURI MOTOR (1)

Dijelaskan Kapolsek, pihaknya juga mengamankan Windy yang mempunyai peran mengatur dan menunjukkan bahwa ditempat itulah ada kendaraan sepeda motor yang bisa diambil atau dicuri.

Kemudian, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terungkaplah Rokhani alias Kenang (38) warga Wonorejo, Mijen, Semarang yang juga pelaku tindak pidana serupa.

“Dari penangkapan itulah kemudian dilakukan pengembangan, sehingga mengarah ke pelaku lain bernama Kenang yang telah melakukan tindak kejahatan yang sama namun di tempat yang berbeda. Memang antara Kholik dan Kenang ini juga saling kenal,” ujar Kapolsek.

Kini, keempat pelaku telah diamankan ke Mapolsek Semarang Barat, berikut barang buktinya.

“Saat beraksi pelaku menggunakan kunci palsu berbentuk leter T untuk membuka paksa kunci motor korban,” pungkasnya. (Bjt02)