Home News Update Nyawa Melayang Akibat Pukulan Palu Tetangga

Nyawa Melayang Akibat Pukulan Palu Tetangga

image

Karanganyar, 18/6 (Beritajateng.net) – Diduga  karena kesal Imam Pramuji (60) tega memukul kepala Teguh Purwanto (33), warga Padangan Kelurahan Jungke Karanganyar sampai luka parah dan di bawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Karanganyar Kamis (18/6) pagi.

Sebelumnya antara korban dan pelaku ada selisih paham dan percekcokan. Pasalnya gerobak  Imam tersenggol anak Teguh yang baru berusia dua tahun saat sedang bermain sampai roboh. Saat itu ada percekcokan namun  bisa diselesaikan dengan damai.

Berdasarkan keterangan dari mertua Teguh, Sireng Padmo Diharjo ketika rumah sedang sepi karena istri korban sedang keluar rumah, tiba-tiba saja Imam masuk ke dalam rumah dan langsung memukul kepala Teguh yang saat itu sedang tertidur.

“Saat itu mantu saya (Teguh) sedang tidur, dan istrinya sedang belanja. Pak Imam langsung masuk dan memukul kepala Teguh dan langsung melarikan diri,”ujarnya.

Akhirnya korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengamen akhirnya di bawa ke rumah sakit dengan kepala bersimbah darah ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Papahan.

Informasi terkini setelah sempat mendapatkan perawatan di ruang ICU Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Papahan Karanganganyar, korban akhirnya meninggal dunia akibat pendarahan di kepalanya.

Sementara itu Wakapolres Karanganyar Kompol Rudi Hartono menyatakan bahwa korban meninggal dunia setelah beberapa jam sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit.

“Namun nyawanya tidak tertolong lagi karena luka parah di bagian kepala,” jelasnya lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersebut maka pelaku diancam dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia. (BJ24)