Home Headline Nekat Unggah Foto Bugil Mantan, Berujung Jeruji Besi

Nekat Unggah Foto Bugil Mantan, Berujung Jeruji Besi

225
0
Pelaku pengunggah foto bugil mantan ke medsos akhirnya meringkuk di balik jeruji.
           KARANGANYAR, 12/10 (BeritaJateng.net) – Sakit hati karena diputus kekasih hati, DEP warga Karanganyar harus terjerat  kasus hukum atas laporan dari mantan kekasihnya yang tidak terima atas tindakan DEP yang mengunggah foto telanjangnya media sosial. Akibatnya masyarakat umum bisa mengakses secara terbuka tanpa sensor.
            Rasa malu yang harus ditanggung AS, perempuan asal Sragen yang fotonya tersebar di dunia Maya akhirnya tidak terima dan melaporkan kasusnya ke Mapolres Karanganyar.
            Keterangan dari Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko menyebut kasusnya berawal saat sang wanita memutuskan hubungannya secara sepihak dengan DEP.
            Awalnya mereka memiliki hubungan spesial sebagai pasangan kekasih, namun seiring berjalannya waktu tidak ditemukan kecocokan antara keduanya.
            “Pelaku enggan untuk berpisah dengan korban (AS) dan berupaya agar hubungan tetap bertahan. Namun korban menolaknya,” jelas Kompol Prawoko, Rabu (11/10/2017).
             Berbagai cara dilakukan pelaku agar korban mau kembali bersamanya namun upaya itu gagal. Didasari rasa sakit hati atas penolakan dari korban, pelaku akhirnya nekat mengancam korban akan menyebarkan foto korban (telanjang).
                “Akhirnya pelaku nekat membuat akun Twitter dan mengunggah foto korban agar bisa diakses oleh umum. Tujuannya agar korban merasa malu,” lanjut Prawoko.
              Atas laporan dari korban, tim Satreskrim Polres Karanganyar bergerak cepat melakukan penyidikan dan memeriksa beberapa saksi hingga akhirnya mengerucut pada pelaku. Dengan menggunakan tekhnologi canggih keberadaan pelaku bisa terdeteksi berada di seputar Solo.
                “Akhirnya pelaku berhasil diamankan di wilayah Solo pada tanggal 11 Oktober lalu,” terang Prawoko.
             Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit handphone  Blackberry dan capture akun Twitter pelaku.
             “Kepada pelaku akan diancam hukuman hingga enam tahun penjara,” pungkasnya. (DB/El)