Nekat Terobos Portal, 5 Pemuda Tewas Tertemper Kereta  

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Edy Sutrisna saat melakukan olah TKP.  
          KENDAL, 16/6 (BeritaJateng.net) — Lima pemuda berboncengan dengan dua motor tewas ditabrak KA barang.  Diduga ke lima nekat menerobos palang pintu perlintasan rel kereta api (KA)  di Jalan Patebon-Pegandon di palang pintu perlintasan rel KA Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon.
            Lima korban diketahui Nur Faidil Adha,18, Sodikin, 18, Ahmad Nur Syafii, 18 dan Ali Rohadi, 18 warga Desa Puguh Kecamatan Pegandon. Sedangkan satu lainnya yakni Son Haji Mahdon, Triharjo Kecamatan Gemuh.
           Kelima pemuda bernasib nahas ini ditabrak oleh KA Barang Nomor Loko CC2040301 yang melintas dari Semarang. Yakni dengan cara nekat membuka portal secara bersamaan KA dari arah semarang. Kejadian terjadi Jumat (16/6) dini hari.
          Kelima korban mengendarai dua sepeda motor dengan berboncengan. Yakni Sepeda Yamaha Vega H 5323 UH, Honda Vario H 4782 AHD. Sepeda motor Vega ditumpangi dua orang yakni Son Haji dan Sodikin. Sedangkan Sepeda Motor Vario ditumpangi tiga orang. Yakni Faidil, Syafii dan Ali Rohadi.
             Syamsudin, 42 warga Tegorejo  mengatakan jika kelima korban berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Kedua sepeda motor ditumpangi lima korban. “Semua dari arah utara, dan nekad melintas rel kereta. padahal perlintasan sudah tertutup palang pintu,” katanya.
             Wagiyo, 40, warga Tegorejo warga lainnya mengatakan jika kedua motor berjalan himpitan dari arah utara-menuju selatan.  Sesampainya di lokasi kejadian, palang pintu rel KA yang tertutup dibuka oleh salah seorang pengendara Vega. Kemudian menyuruh teman-temannya untuk melintas. “Sudah diperingatkan tapi tetep ngeyel, katanya tidak ada kereta yang melintas. Keretanya masih jauh, sambil mengejek saya,” tuturnya.
             Bersamaan saat kedua kendaraan itu melintas, melintas dari arah timur kereta gerbong. “Begitu buka dan melaju kereta langsung menghantam pengendara Yamaha Vega yakni Son Haji dan Sodikin yang berada ditengah rel. Keduanya ditabrak berikut motornya hingga remuk.
               Sedangkan pengendara Honda Vario, yakni Nur Faidil Adha, Ahmad Nur Syafii, dan Ali Rohadi,  terserempet bodi kereta api hingga. Kelimanya terseret KA hingga sejauh 500 meter. “Baru setelah itu kereta berhenti, empat korban tewas seketika sedangkan satu korban yakni Ahmad Nur Syafii tewas saat akan dibawa ke rumah sakit,” tandasnya.
             Kasatlantas Polres Kendal, AKP Edy Sutrisna dari keterangan saksi sementara diperoleh kesimpulan awal para korban nekat membuka palang pintu kemudian menerabasnya. “Saat menerabas bersamaan melintas KA. Kemudian terjadilah tabrakan yang tak terhindarkan,” paparnya. Kasus ini sementara masih dalam penanganan Satlantas Polres Kendal. (sty/el)

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN