Home Headline Napi LP Kembang Kuning Nusakambangan Aniaya Sipir

Napi LP Kembang Kuning Nusakambangan Aniaya Sipir

929
Kapolres AKBP Djoko Julianto sedang menginterogasi tersangka penganiaya sipir LP Kembang Kuning Nusakambangan.
             Cilacap, 29/11 (BeritaJateng.net) – Seorang sipir LP Kembang Kuning Nusakambangan harus dilarikan ke rumah sakit setelah dianiaya oleh seorang narapidana. Peristiwa tersebut dipicu oleh emosional pelaku yang mendapat teguran dari korban.
            Dalam gelar perkara yang dilaksanakan Polres Cilacap pada Rabu (29/11) siang kemarin, pelaku yang diketahui bernama Muhamad Fajar (27) mengaku kehilangan kendali saat dirinya mendapat teguran dari korban yakni sipir bernama Ardiansyah (26) warga Dusun Suban Ayam Dusun 1 Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.
            Dengan menggunakan pisau cater dan potongan gunting, pelaku yang tercatat sebagai Bukit Kecil Palembang itu membabi buta dan menusukan benda tajam itu ke beberapa bagian tubuh korban. Akibatnya, korban menderita sekitar empat luka tusuk antara dibagian tangannya dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
            “Kami yang menerima laporan langsung bergerak menangani kasus ini sekaligus kami gelar sidak ke dalam LP Kembang Kuning,” tandas Kapolres AKBP Djoko Julianto.
            Kapolres menjelaskan, kasus ini berawal ketika sipir Ardiansyah menegur pelaku yang sedang bermain HP di luar penjara. Saat itu katanya, narapidana sedang ada kegiatan di luar sel. Tapi rupanya, Muhamad Fajar tak terima dengan teguran pelaku. “Setelah kembali ke ruang selnya, pelaku membawa potongan gunting dan cater, langsung mencari sipir tersebut di Pos Jaga Blok C Kamar 5. Seketika pelaku membabi buta dan menganiaya korban,” lanjut Kapolres.
            Tersangka sebenarnya sedang dalam massa tamping (asimilasi)  karena masa hukumannya dalam kasus pembunuhan di Palembang yang tinggal dua tahun. Namun kini ia harus kembali mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.
            Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menggelar sejumlah barang bukti hasil sweeping di penjara LP Kembang Kuning. Petugas menemukan sejumlah benda tajam dan HP. (yit/El)