Home Headline MXGP Semarang Diyakini Jadi Event Motocross Paling Ramai Di Asia

MXGP Semarang Diyakini Jadi Event Motocross Paling Ramai Di Asia

303
0
MXGP Semarang Diyakini Jadi Event Motocross Paling Ramai Di Asia

Semarang, 2/7 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang memantapkan kesiapannya menggelar event motocross internasional MXGP seri ke-13 (6 – 8 Juli 2018) dengan melakukan rapat persiapan terakhir bersama seluruh stakeholder, Senin (2/7).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi hadir langsung sebagai pimpinan rapat. Selain Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu, hadir pula Andy Stein selaku event manager MXGP seri ke-13, Kadarusman selaku Ketua IMI Jawa Tengah, Judiarto selaku Direktur PT Arena Sirkuit Internasional, serta Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah.

Muhammad Irwansyah sendiri hadir untuk menceritakan terkait gambaran kegiatan MXGP Seri ke-12 yang sebelumnya telah berlangsung di Pangkalpinang pada tanggal 29 Juni 2018 sampai 1 Juli 2018. “Di tempat kami kendalanya adalah terkait cuaca dan akomodasi, sehingga harapan saya Kota Semarang bisa lebih baik,” tutur pria yang akrab disapa Wawan tersebut melalui rilis yang diterima BeritaJateng.net.

“Infonya juga pembeli tiket MXGP yang melalui online, 90% lebih memilih menonton di Kota Semarang,” akunya.

Besarnya animo masyarakat untuk menonton seri ke-13 MXGP Kota Semarang tersebut diprediksi membuatnya sebagai event motocross paling ramai penontonnya di Asia. Dan atas pertimbangan tersebut, Hendi selaku  Wali Kota Semarang berupaya untuk menambah jalur penjualan tiket MXGP seri ke-13 Kota Semarang baik secara offline dan online.

“Dalam sisa waktu sekitar 5 hari, kami akan berusaha semaksimal mungkin melayani permintaan masyarakat yang antusias untuk menonton MXGP di Kota Semarang”, tegas Hendi. “Karena itu kami mendorong untuk adanya penambahan jalur pembelian tiket melalui kerjasama dengan bandara, maskapai penerbangan, serta penyedia jasa pembelian tiket baik secara offline dan online”, jelasnya.

Tak hanya akan menjadi yang paling ramai, Hendi juga meyakini jika event MXGP seri ke-13 Kota Semarang akan menjadi yang terbaik di Asia. “Selain karena lokasinya yang dirancang sangat strategis, sehingga penonton dapat melihat keseluruhan arena dari satu tempat berpijak, beberapa tingkungan juga akan dihiasai tanaman-tanaman khas daerah tropis seperti pohon pisang, yang membuat suasananya lebih menarik”, pungkas Hendi.

Senada, Andy Stein selaku event manager yang datang langsung dari Latvia menyebutkan jika gelaran MXGP seri ke-13 Kota Semarang akan menjadi sebuah event yang unik. “Ini akan menjadi Tropical Race (balapan bertema tropis) yang sangat indah”, tutur Andy. “Kota Semarang juga sangat cantik. Minggu depan akan menjadi perlombaan balap yang sangat menyenangkan”, kagumnya.

Event MXGP di Kota Semarang sendiri akan terbagi menjadi 3 hari, mulai tanggal 6 Juli 2018 hingga tanggal 8 Juli 2018. Di hari pertama penonton akan disajikan pertunjukan freestyler dunia yang berasal dari Belgia, Latvia, dan Afrika Selatan yang mulai pukul 15.00. Selain itu penonton juga akan dihibur oleh penampilan artis Indonesia seperti Andi Riff dan Boomerang. Penonton dapat mulai masuk ke arena sejak pukul 10.00 untuk melihat-lihat pameran motor pabrikan yang mengikuti event MXGP.

Di hari kedua, akan diselenggerakan kualifikasi seri balapan nasional dan internasional mulai pukul 12.00. Akan ada 60 pembalap nasional, serta 60 pembalap dunia dari 27 negara yang akan ambil bagian. Sedangkan untuk seri balapan utama MXGP akan disajikan pada hari ketiga.

Pemerintah Kota Semarang sendiri menyediakan sejumlah kantor parkir di luar arena penyelenggaraan bagi penonton MXGP seri ke-13 Kota Semarang yang membawa kendaraan pribadi. Tak perlu khawatir, Pemerintah Kota Semarang juga menyediakan shuttle bus untuk membawa penonton dari lokasi parkir ke arena utama.

Sedangkan untuk pra-event MXGP seri ke-13, Pemerintah Kota Semarang akan melakukan pawai keliling kota Semarang yang diikuti oleh tiga freestyler internasional dan tim balap motocross Merah Putih pada tanggal 5 Juli 2018. Kegiatan pawai tersebut akan didahului dengan atraksi freestyle serta sesi foto bersama Tim Merah Putih pada pukul 15.00 di Balaikota Semarang. (El)