Home Lintas Jateng Mutasi Camat Di Kota Semarang Tertunda

Mutasi Camat Di Kota Semarang Tertunda

76
0
Dalam tinjauannya, Hendi melakukan audiensi dengan pelaksana proyek terkait konsep pembangunan Kampung Bahari Semarang.
            Semarang, 10/9 (BeritaJateng.net) – Proses mutasi dan pergeseran camat di Kota Semarang dipastikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat ini.
                Hal itu disampaikan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Minggu (10/9). Menurutnya, memang direncanakan proses mutasi ini dapat dilangsungkan paling lambat pada awal September ini.
             “Namun ternyata untuk mutasi 16 camat, tidak bisa cepat. Ada rangkaian gerbong yang juga harus ditata,” terangnya.
              Dijelaskan, penataan camat memerlukan pos-pos baru untuk mereka yang terkena mutasi. Begitu pula gerbong pejabat di bawahnya juga perlu mengikuti penataan.
                Pasalnya, dalam setiap mutasi, tentu ada promosi jabatan bagi pejabat di bawahnya. Dengan demikian, prosesnya tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
                 “Harus matang makanya saat ini masih kami susun termasuk promosi siapa-siapa yang menggantikan camat atau dimana nanti camat yang dimutasi akan ditempatkan,” tukasnya.
                 Ditambahkan, proses mutasi camat memang sudah saat dilakukan. Terlebih banyak camat yang sudah menjabat lebih dari 3 tahun sehingga perlu penyegaran.
               Selaian itu, di awal tahun ini juga sudah penataan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Penataan ini tentunya patut ditindaklanjuti dengan penataan di kecamatan dan kelurahan.
                   “Penataan camat dipengaruhi oleh ada jabatan yang kosong. Sekurangnya ada tiga camat yang promosi jabatan menjadi kepala dinas dan kepala bagian,” tutur Hendi.
                   Mereka adalah Camat Semarang Tengah yang menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Camat Semarang Barat yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Camat Semarang Utara yang menjadi Kabag Pembangunan. Dan karenanya, jabatan camat yang mereka emban untuk sementara digantikan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt).
                 “Tentunya kinerja Plt berbeda dan kurang efektif sehingga mendesak perlu penataan dan akhir Agustus kami rencanakan sudah ada pelantikan,” tukasnya.
                  Diakui Hendi, penataan camat mutlak dilakukan sebagai bentuk promosi terhadap staf di bagian bawah. Dengan adanya promosi jabatan, diharapkan kinerja masing-masing ASN akan lebih efektif dan bersemangat.
                    Camat Gunungpati Bambang Pramusinto mengakui sudah mendudukii jabatannya selama empat tahun terakhir. Ia mengaku pasrah dan siap menerima amanah duduk di jabatan apapun.
                   “Jabatan apapun saya siap karena itu merupakan amanah. Yang penting adalah bekerja sebaik mungkin untuk melayani warga karena prinsipnya, kerja dimanapun posnya, tetap sama karena harus loyal dan professional,” tegasnya. (El)