Home Ekbis Musim Tanam, Petani di Blora Harus Antri 1 Minggu Untuk Dapatkan Pupuk 

Musim Tanam, Petani di Blora Harus Antri 1 Minggu Untuk Dapatkan Pupuk 

154
0
Musim Tanam, Petani di Blora Harus Antri 1 Minggu Untuk Dapatkan Pupuk 
            BLORA, 9/11 (BeritaJateng.net) – Memasuki musim tanam, petani di kabupaten Blora Jawa tengah mengaku mulai sulit untuk mendapatkan pupuk. Petani harus mengantri berminggu-minggu untuk mendapatkan satu paket pupuk jenis urea dan Phonska.
        Petani di kabupaten Blora saat ini mulai dibuat resah. Pasalnya ketersediaan pupuk di tingkat pengecer mulai sulit dicari. Untuk mendapatkan pupuk, petani harus mengantri satu hingga dua Minggu. Itupun mereka harus berebut dengan petani lain agar tidak kehabisan pupuk.
         Junarto (48)  salah satu petani di desa jepangrejo kecamatan Blora mengungkapkan, sulitnya mencari pupuk sudah ia rasakan beberapa hari ini. Untuk mendapatkan pupuk dirinya harus keluar daerah dan menunggu antrian dari para petani lain.
         “Pupuknya sulit, harus antri kadang bisa satu Minggu sampai dua Minggu baru datang. Itupun kalau datang langsung habis karena langsung jadi rebutan petani,” keluhnya.
Musim Tanam, Petani di Blora Harus Antri 1 Minggu Untuk Dapatkan Pupuk 

Dirinya yang bukan anggota kelompok tani tidak bisa dengan mudah mendapatkan pupuk di tingkat pengecer.  “Saya yang bukan anggota kelompok tani harus menunggu mendapatkan pupuk dari para anggota kelompok tani,” tambahnya.

         Hal yang sama disampaikan Karman (56) menurutnya selain antri pembelian pupuk juga dibatasi hanya 1 paket saja. 1 paket pupuk tersebut terdiri dari pupuk urea dan Ponska.
         Menurutnya hal ini sangatlah kurang, mengingat rata-rata para petani membutuhkan minimal 3 paket pupuk.
       Untuk mengatasi kekurangan ini petani terpaksa mencari hingga keluar daerah, meski sebenarnya hal itu dilarang. “Pupuknya tidak sulit tapi antri. Pembelian juga dibatasi, kalau kurang, ya kami cari di daerah lain, agar bisa mendapat pupuk kami bekerja sama dengan petani lainnya,” ucapnya.
        Meski antri lama, namun harga pupuk cukup stabil. Untuk satu paket pupuk seharga Rp 105.000. “Kalau harganya saat ini wajar tidak ada kenaikan,” katanya Karman.
(MN/El)