Home Lintas Jateng Musim Hujan, PT. KAI Waspadai Titik Rawan Banjir 

Musim Hujan, PT. KAI Waspadai Titik Rawan Banjir 

166
0
PT. KAI Daop 4 sedang melakukan pengecekan jalur Rel Kereta Api, menjelang arus mudik lebaran.
          SEMARANG, 7/12 (BeritaJateng.net) –  Masuknya musim penghujan membuat PT.KAI memetakan beberapa titik rawan banjir dan longsor yang ada di wilayahnya. Salah satunya dilakukan PT.KAI Daop 4 Semarang yang mensiagakan  alat material untuk siaga (Amus) agar perjalana kereta api (KA) tidak mengalami hembatan terlebih menjelang angkutan Natal dan Tahun baru 2018 mendatang.
           Manager Humas PT.KAI Daop 4 Semarang, Edi Koeswoyo mengatakan jika diwilayah Daop 4 Semarang, setidaknya ada 5 titik yang diwaspadai karena rawan longsor dan banjir diantaranya adalah antara Stasiun Poncol-Kedungjati, serta wilayah Karangjati.
           “Sementara titik rawan ambles yakni ada di Karangjati-Gambringan dan Gundih, titik rawan longsor di Kahuripan Cepu dan Kedungjati,” katanya.
            Daop 4 Sendiri telah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pengecekan daerah yang rawan terjadi banjir dan longor, selain itu pihaknya mengaku telah mensiagakan empat alat material untuk siaga (Amus) dibeberapa titik rawan untuk melakukan perbaikan bila terjadi kerusakan rel akibat bencana alam.
            “Perawatan rutin juga kami lakukan yang melibatkan petugas penilik jalan, selain itu ada tim sendiri yang memang disiagakan diantaranya flying gank yang siap turun langsung jika terjadi kerusakan diwilayah kami,” jelasnya.
             Selain jalur rawan banjir dan longsor, Edi mengaku juga mewaspadai perlintasan sebidang tidak resmi saat ini tecatat berjumlah 378 titik yang terdiri dari jalan setapak untuk orang dan jalan setapak untuk kendaraan roda dua. Sementara untuk perlintasan resmi, saat ini tercatat ada 109 titik.
           “Kami meminta masyarakat tidak membuka perlintasan sebidang, karena akan membahayakan perjalanan KA dan menyebabkan kecelakaan,” tutupnya. (BJ/EL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here