Home Nasional Mujib: Santri Harapan Besar Bangsa

Mujib: Santri Harapan Besar Bangsa

352
Anggota MPR RI, Mujib Rohmat

KENDAL, 4/5 (BeritaJateng.net) — Para santri memiliki kelebihan dibandingkan anak yang hanya mengenyam pendidikan di sekolah umum. Sebab pendidikan pesantren para santri diajarkan ilmu agama dan pendidikan ahlak.

Demikian dikatakan anggota MPR-RI, A Mujib Rohmat di depan ratusan santri dan guru Pesantren Al-Muqorrobin, Kecamatan Kendal Kota. Menurutnya, tujuan pendidikan di pesantren adalah membentuk anak didik yang berilmu dan berakhlak mulia.

“Harapannya, lulusan pesantren akan mempunyai karakter sebagai anak Indonesia yang berilmu, beramal saleh, dan berperilaku santun. Makanya kepada para santri harus semangat dan optimis bahwa pendidikan di pesantren akan membuahkan hasil luar biasa untuk Indonesia,” katanya.

Mujib Rohmat mengingatkan para santri dan guru untuk mensyukuri hidup di Indonesia. Sebab Indonesia telah dianugerahi keragaman dan kekayaan alam serta masyarakatnya yang tenteram dan damai.

“Makanya bahwa sumber daya alam (SDA) terutama minyak, batubara, dan emas harus dijaga. Demikian pula hutan yang sangat luas, ikan yang sangat banyak di laut yang sangat luas. “Laut Indonesia memproduksi sekitar 50 juta ton ikan per tahun,” ujarnya.

Indonesia juga dianugerahi keragaman agama yang dipeluk warga masyarakat. Sedikitnya ada enam agama yang diakui negara, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Alira kepercayaan selain enam agama itu juga tetap diberikan kesempatan untuk hidup dan berkembang. “Tapi meski demikian, orang Indonesia hidup rukun dan damai serta saling membantu,” tandasnya.

Meski demikian, kesejahteraan masyarakat Indonesia masih belum merata. Masih cukup banyak warga masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Selain yang sudah hidup memenuhi standar yang layak atau bahkan hidup berkecukupan.

Makanya, Mujib berharap melalui pendidikan, kualitas SDM Indonesia bisa meningkat. Sehingga bisa merubah kondisi Indonesia untuk bisa lebih sejahtera. Ia yang duduk di Komisi X DPR yang salah satunya membidangi pendidikan ikut aktif mendorong dan memutuskan berbagai kebijakan dan anggaran negara mengenai pendidikan dan peningkatan kualitas SDM. (Sty/El)