Home Headline MUI Lebak Dukung Hukuman Mati Bandar Narkoba

MUI Lebak Dukung Hukuman Mati Bandar Narkoba

Ilustrasi

Ilustrasi

Lebak, 3/2 (BeritaJateng.net) – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lebak, Banten, mendukung penerapan hukuman mati terhadap bandar narkoba karena bisa merusak generasi bangsa.

“Kami mendukung Keputusan Presiden Joko Widodo yang menolak grasi hukuman mati bagi bandar narkoba,” kata Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Baijuri saat dihubungi di Lebak, Selasa.

Menurut dia, tindakan tegas Jokowi itu patut diberikan apresiasi terhadap bandar narkoba menjalani eksekusi terpidana mati.

Keberadaan para bandar narkoba itu sudah sangat membahayakan keselamatan umat manusia.

Saat ini, peredaran narkoba bukan hanya diperkotaan saja, tetapi sudah merambah hingga pelosok-pelosok desa.

MUI mendukung penerapan hukuman mati terhadap bandar narkoba untuk menyelamatkan anak-anak bangsa ini, katanya.

Mereka para korban narkoba mencapai jutaan orang hingga meninggal dunia akibat kecanduan dengan barang haram itu.

“Kami setuju hukuman mati bagi bandar narkoba agar memberikan efek jera bagi pelakunya,” katanya.

Baijuri menjelaskan, dalam pandangan Islam bahwa narkoba itu hukumnya haram sehingga perlu diberantas hingga akar-akarnya.

Perbuatan narkoba itu merupakan tindakan “pasad” atau merusak yang harus diperangi karena bisa berdampak buruk terhadap moral sosial di masyarakat.

Sebab narkoba bisa menimbulkan gangguan saraf hingga tidak sadarkan diri, sehingga mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peredaran narkoba di Indonesia saat ini sudah sampai pada tahap sangat berbahaya.

“Kami mendukung sanksi tegas hukuman mati terhadap para bandar narkoba itu,” katanya. (ant/BJ)