Home Headline MUI Kendal Prihatin Maraknya Judi Togel

MUI Kendal Prihatin Maraknya Judi Togel

image
Ketua MUI Kendal Muhammad Ma’mun Amin.

Kendal, 5/1 (Beritajateng.net) – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kendal sangat prihatin terkait merebaknya penyakit masyarakat (pekat) perjudian jenis toto gelap (togel) di wilayah Kendal yang notaben bertentangan dengan kondisi dan slogan “Kendal Beribadat”.

Hal itu disampaikan, Ketua MUI Kendal Muhammad Ma’mun Amin ketika ditemui di kantornya, Senin (5/1).

Menyikapi merebaknya penyakit masyarakat jenis perjudian togel yang sudah merebak terutama di wilayah Kendal, Ma’mun Amin mengatakan secara hirarki pemberantasan judi togel adalah hak dan kewenangan institusi kepolisian sebagaimana dimaksud yakni Polres Kendal.

“Ini jelas sudah merusak moral masyarakat. Dan secara hukum agama jelas itu dilarang keras, sesuai aturan yang ada didalam kitab suci Al Qur’an,” jelasnya.

Dijelaskan, hampir setiap bulan sekali bahkan dua kali, MUI selalu dilibatkan dalam penyadaran hukum bagi masyarakat yang diadakan tiap-tiap kecamatan. Maksud dan tujuannya yakni agar masyarakat sadar akan hukum dan mengerti akan hukum.

“Kebanyakan masyarakat mempertanyakan mengenai penyakit masyarakat tentang judi dan miras. Sebab, Kendal ternyata kondisinya sudah sangat memperihatinkan,” terang Ma’mun Amin.

Menurutnya, pemberantasan judi dan peredaran miras sudah sangat meresahkan masyarakat lainnya. Selain merusak moral juga berimbas meningkatnya tindak kriminal di tengah-tengah kehidupan sosial bermasyarakat.

“Sebenarnya jauh-jauh hari, kami sudah sering menyampaikan hal ini kepada Polres Kendal, agar segala bentuk jenis perjudian dapat diberantas. Mulai bawah hingga atas,” tegasnya.  

Terpisah, Kapolres AKBP Harryo Sugihhartono mengatakan bahwa penindakan yang dilakukan selama ini oleh kepolisian adalah sesuai berita acara pemeriksaan (BAP). Sesuai prosedur dan aturan, penangkapan pelaku tindak perjudian itu tidak  hanya sebatas informasi lapangan kosong belaka.

“Selama ini kami sudah menjalankan penegakan hukum sesuai aturan. Jadi, pemeriksaan terhadap para tersangka ini akan dikembangkan agar mengarah kepada siapa sebenarnya orang yang ada diatasnya (bandar-Red),” jelas Kapolres melalui telepon selularnya.

Lanjut Harryo, Masyarakat luas diharapkan dapat diajak kerjasama dan dihimbau untuk saling koordinasi dengan kepolisian supaya memberikan informasi apabila menemui dan mendapati tindak perjudian yang sekiranya informasi tersebut dapat dipertanggung jawabkan. (BJ19)