Home Headline Motif Pelaku Pembunuhan Kresna Siswa Taruna Magelang Lantaran Sakit Hati

Motif Pelaku Pembunuhan Kresna Siswa Taruna Magelang Lantaran Sakit Hati

2408
Pisau yang digunakan AMR untuk menyayat leher Kresna.

Magelang, 1/4 (BeritaJateng.net) – Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono menyebut AMR (16) mengaku telah membunuh Kresna Wahyu Nurachmad (15). Siswa kelas X SMA Taruna Nusantara, Magelang, itu mengakui pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati.

“Pelaku mengakui pada pukul 21.30 WIB bahwa dia yang melakukan pembunuhan,” kata Condro di Mapolres Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (1/4/2017).

Condro didampingi Kepala SMA Taruna Nusantara Puguh Santosa. Pengakuan AMR itu, disebut Condro, berawal dari hasil autopsi, hasil identifikasi, dan interogasi yang mengerucut pada AMR.

Condro menyebut motif AMR melakukan pembunuhan karena pernah mencuri buku tabungan milik salah satu siswa dan mengambil uangnya, namun diketahui Kresna. Saat itu, Kresna melaporkan perilaku AMR tersebut.

“Pelaku sakit hati,” katanya.

Selain itu, Condro menyebut handphone milik AMR pernah dipinjam Kresna, tapi kena sweeping. Padahal siswa kelas X tidak boleh membawa handphone.

“Pelaku meminta korban mengurus oleh pelaku, tapi tidak mau. Motifnya dendam atau sakit hati,” ujarnya.

Polisi Tetapkan AMR Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Siswa Taruna Magelang
Polisi Tetapkan AMR Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Siswa Taruna Magelang

Menurut Condro, AMR telah merencanakan pembunuhan itu. AMR pun dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak juncto Pasal 340 KUHP.

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara. Polisi sebelumnya memeriksa 16 saksi, yang terdiri dari 13 siswa, 2 pamong, dan 1 kasir.

Kresna ditemukan tewas di barak G17 pada Jumat (31/3) pagi. Dia ditemukan tewas sekitar pukul 04.00 WIB saat akan dibangunkan untuk menjalankan salat subuh. (Bj)

Advertisements