Home Headline Miris, Bocah Belia 3 Tahun Babak Belur Dianiaya Ibu Kandung

Miris, Bocah Belia 3 Tahun Babak Belur Dianiaya Ibu Kandung

Dianiaya Ibu Kandung

Wonogiri, 4/9 (BeritaJateng.net) – Asiva (3) bocah belia, muka dan sebagian tubuhnya lebam akibat tamparan dan pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh ibunya sendiri, Sri Rahayu (29), warga Dusun Nusupan RT 2 RW 5 Desa Soco Kecamatan Slogohimo Wonogiri.

Kini, sang ibu yang sedang hamil 4 bulan itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik PPA Polres Wonogiri kasus dugaan penganiayaan terhadap anak kandung.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP David Manurung mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, S.IK, mengatakan
peristiwa yang terjadi di Soco Slogohimo merupakan KDRT, Tim Penyidik PPA telah memeriksa Sri Rahayu (29) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri.

“Ini KDRT, untuk kasus ini kita sudah menetapkan Sri Rahayu (Ibu korban) sebagai tersangka,” katanya, Jumat (4/9).

Dari hasil penyidikan, David menjelaskan bahwa tersangka telah melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri sejak 3 bulan terakhir. Berdasarkan keterangan korban luka lebam pada kelopak mata karena disodok dengan tongkat sebanyak 3 kali.

“Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan UU KDRT Nomor 23 Tahun 2004 pasal 44 ayat 1 junto UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Namun saat ini tersangka belum bisa ditahan karena sedang menjalani perawatan akibat pendarahan,” jelasnya.

Sebelumnya, Asiva diketahui oleh pamannya Sartono, menggigil kesakitan di rumahnya, Senin, (31/8). Saat itu, sang paman bermaksud mengantarkan kue ulang tahun anaknya.

Namun dirinya dikagetkan dengan kondisi keponakannya yang memerah kelopak matanya. Saat ditanyakan, ibunya menjawab kalau Asiva habis jatuh.

Lantas Sartono membawa Asiva berobat ke RS Amal Sehat Slogohimo. Melihat kejanggalan atas luka Asiva, lalu warga melaporkan ke Polsek Slogohimo hingga saat ini kasusnya ditangani Polres Wonogiri.  (BJ09)