Home Hukum dan Kriminal Minimalisir Perampokan, Polisi Siap Kawal Nasabah Bank

Minimalisir Perampokan, Polisi Siap Kawal Nasabah Bank

Semarang, 12/12 (BeritaJateng.net) – Pasca peristiwa perampokan yang dilakukan terhadap salah seorang nasabah bank yang membawa uang ratusan juta rupiah, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk meminta bantuan pengawalan saat melakukan pengambilan uang.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Liliek Darmanto.

Menurutnya, baik instansi maupun perorangan dapat meminta pengawalan dengan cara mendatangi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Lebih baik mencegah, dengan meminta bantuan kepada pihak yang berwajib. Bisa mengajukan permohonan ke SPKT. Mulai dari tingkat Polsek hingga Polda pun bisa,” terangnya kepada BeritaJateng.net saat ditemui di ruangannya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Trisyanto Wicaksono (43) warga Jalan Kapuran Barat RT 02 RW 06 Jagalan, Semarang dirampok oleh kawanan pelaku. Akibatnya, ia mengalami kerugian sebanyak kurang lebih Rp. 743 Juta.

Peristiwa terjadi pada tanggal 6 November 2015 lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah mengambil uang di sebuah bank, mobil korban tengah berhenti di Jalan Gajahmada Semarang. Tak berlangsung lama, uang yang ada di dalam mobil, diambil pelaku dengan cara dipecah pada bagian kacanya.

Selang sebulan kemudian, Tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil menangkap kawanan perampok tersebut. Dua pelaku yang diringkus diketahui bernama Heri Irwansyah (45) dan Muhammad Aziz (31). Kedua pelaku merupakan warga asli Palembang yang lama menetap di Cakung, Jakarta Timur.

Dalam kurun waktu 2013 hingga sekarang, tercatat pelaku pernah melakukan aksi kejahatan serupa di 24 TKP yang berbeda di Kota Semarang. Petugas terpaksa melumpuhkan kaki pelaku dengan timah panas, pasalnya saat diminta menunjukkan barang bukti, pelaku berusaha kabur.

Modus yang dilakukan pelaku adalah dengan menggunakan pecahan busi. Sebelum dilemparkan ke bagian kaca mobil, pelaku terlebih dahulu membasahi busi tersebut dengan air liur. Hal itu dilakukan agar kaca pada bagian mobil lebih mudah pecah.

“Saya tahu teknik itu dari senior saya. Sasarannya sepanjang Pantura sampai Semarang. Selama di Semarang transit di hotel daerah Bandungan, kalau sudah dapat korban baru kembali ke Jakarta,” terangnya dihadapan petugas.

Senada dengan Liliek, sebelumnya Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin juga menghimbau demikian.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar saat mengambil uang, khususnya dalam jumlah yang banyak, alangkah baiknya meminta pengawalan dari pihak kepolisian dan tidak dipungut biaya,” jelasnya.(Bjt02)

Advertisements