Home Headline Milenial Semarang Bagi Stiker ‘Kampanye Jangan Golput’

Milenial Semarang Bagi Stiker ‘Kampanye Jangan Golput’

221
0
Milenial Semarang Bagi Stiker 'Kampanye Jangan Golput'

SEMARANG, 11/3 (BeritaJateng.net) – Sejumlah kaum milenial Semarang, Senin (11/3) turun ke jalan mengajak pemilih pemula untuk menyumbangkan suaranya dalam Pemilu Presiden 17 April mendatang. Mereka juga menyuarakan agar para pemilih pemula memilih pemimpin yang baik.

Mereka melakukan aksi itu di ruas utama Kota Semarang, yakni di jalan Pemuda dengan membagikan stiker ke pengendara. Stiker itu bertuliskan Pilih Pemimpin yang Baik. Karenina (19) salah satu perwakilan kaum milenial Semarang mengatakan aksi itu dilakukan untuk membuka kesadaran pemilih pemula agar berpartisipasi dalam pilpres mendatang.

“Saat ini kita telah jadi bagian yang menentukan kemana arah bangsa ini. Terlebih suara pemilih pemula sangat banyak, jangan golput lah,” katanya.

Apa yang disampaikan Karenina sangat beralasan, karena saat ini jumlah emilih pemula pada Pilpres 2019 mencapai 5.035.887. Untuk Jawa Tengah pemilih pemula sebanyak 154.188 jiwa dan Semarang sebanyak 30.000 orang, Menurut Karenina, dengan jumlah sebanyak itu sangat wajar jika suara kaum milenial saat ini jadi rebutan.

“Harapannya temen-temen milenial cerdas dalam menentukan pilihan. Silakan menimbang-nimbang mana calon yang baik, karena kita memang harus memilih pemimpin yang baik,” katanya.

Karenina menegaskan aksinya tersebut tidak terikat dengan salah satu pasangan calon. Pembagian stiker dan ajakan tidak golput semata dia lakukan agar partisipasi masyarakat, kaum milenial khususnya dalam Pilpres mendatang lebih banyak dari pemilu sebelumnya. Berdasar catatan KPU Jawa Tengah, daftar pemilih tetap pilpres 2014 di Jawa Tengah sebanyak 26.442.514 dengan total pemilih sah sebanyak 19.668.404 suara dan suara yang tidak sah mencapai 223.144 suara.

“Dua ribu stiker kami bagi. Cuma tidak ingin apatis saja dalam perpolitikan tanah air, kami bukan kader atau simpatisan partai. Kami cuma ingin pemimpin yang baik,” kata mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Semarang itu.

Pemilihan Presiden mendatang jatuh pada hari Rabu (17/4). Sebagaimana diketahui ada dua pasangan calon, yakni Joko Widodo – Ma’ruf Amin di nomor urut 01 dan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno pada nomor urut 02. Rico, rekan Karenina mengatakan memilih pemimpin yang baik adalah harga mutlak bagi kaum milenial.

“Temen-temen milenial sudah sangat cerdas untuk menentukan siapa pemimpin yang baik. Kita kan bisa menelusuri semua rekam jejaknya,” katanya.

Rico menegaskan, salah satu keunggulan kaum milenial adalah mampu berselancar jauh di dunia maya. Berbekal kemampuan itu, Rico berharap pilihan dari milenial bisa menjadi tolak ukur bagi pemilih lain karena menguasai banyak informasi.

“Kita juga bisa menentukan mana informasi bohong, fitnah dan mana informasi yang valid. Dengan kemampuan itu saya berharap temen-temen menjadi penyaring informasi minimal di lingkungan pergaulan dan keluarga. Kalau langkah itu dilakukan saya yakin pemimpin yang baik bisa kita miliki,” katanya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 5 =