Home Lintas Jateng Mesin Cuci Bekas Disulap Jadi Peniris Minyak

Mesin Cuci Bekas Disulap Jadi Peniris Minyak

24223
Eko Susilo memperlihatkan cara kerja mesin peniris minyak yang merupakan daur ulang dari mesin cuci bekas.

SALATIGA, 13/03 (BeritaJateng.net) – Melalui mesin unik yang ditemukan salah seorang warga di Salatiga, Jawa Tengah, minyak yang terkandung didalam makanan dapat ditiriskan. Inovasi menarik tersebut, berhasil dibuat Eko Susilo, Wirausahawan camilan kecil yang merancang alat peniris minyak dari mesin cuci bekas.

Berawal dari usaha camilan kacang bertepung, ketika dipasarkan tidak bertahan lama karena banyaknya kandungan minyak. Kemudian secara tradisional, dirinya mencoba untuk menghilangkan minyak dari kacang tepung.

“Kacang cepat busuk dan berbau, setelah saya cek ternyata didalam kacang penuh minyak goreng. Ternyata belum kering, meski sudah ditiriskan,” ungkap Eko Susilo, Minggu (13/03/2016).

Kemudian, dirinya mencoba mencari cara supaya kandungan minyak dapat hilang sepenuhnya. Ide pun muncul, saat Eko melihat istrinya sedang mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci.

“Ide muncul saat lihat istri saya mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci. Kemudian, tanpa sepengetahuan istri, saya masukkan satu serok kacang tepung yang baru digoreng ke dalam pengering pakaian. Ternyata kacangnya bisa benar-benar kering,” jelasnya.

Meski begitu, mesin cuci istrinya hanya bertahan beberapa minggu saja. Lantaran tidak kuat menahan panas kacang yang baru digorengnya tersebut.

“Saya beli saja mesin cuci bekas, kemudian saya modifikasi pada bagian luarnya saya beri seng sebagai pelindung. Jadi lebih tahan lama,” terang Eko.

Mesin peniris minyak buatan Eko Susilo yang terbuat dari komponen mesin cuci bekas.
Mesin peniris minyak buatan Eko Susilo yang terbuat dari komponen mesin cuci bekas.

Menurutnya, gaya sentrifugal mesin cuci dapat membuat minyak yang terkandung di dalam kacang, dapat terlepas. Sehingga produknya dapat bertahan lebih dari sebulan lamanya. Minyak goreng yang mengendap di dasar mesin cuci, dikeluarkan melalui selang pembuangan.

Usahanya di Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, kini berkembang pesat dengan enam jenis produk. Antara lain kacang tanah bertepung, kacang tanah goreng biasa, kedelai rasa keripik, kedelai manis, kedelai rasa keju dan kedelai rasa bawang. Meski berawal dengan modal pas-pasan, kini Eko Susilo mampu memperkejakan 6 pekerja dan meraih omzey hingga Rp 25 jutaan perbulannya.(Mg1)