Home Hiburan Meriahnya Soft Launching Festival Oudestaat Kota Lama

Meriahnya Soft Launching Festival Oudestaat Kota Lama

431
0
Meriahnya Soft Launching Festival Oudestaat Kota Lama
        Semarang, 30/12 (BeritaJateng.net) – Soft launching Festival Oudestaat Kota Lama Semarang, Sabtu (30/12) malam berlangsung semarak. Ratusan orang memadati stand kuliner sembari melihat pertunjukan musik dan fashion show model Bayu Ramli.
          “Semaraknya soft launching Festival Oudestaat malam ini membuktikan bahwa sinergi antara Kadin Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BPK2L dan BPR MAA yang berupaya membuat kota lama lebih hidup,” kata Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Andrarasmara usai membuka Festival Oudestaat di Jalan Sendowo Kota Lama Semarang.
         Sebanyak 30 UKM kuliner, handicraft hingga souvenir dilibatkan dalam festival Oudestaat. Bahkan Arnaz mengaku akan menambah truck food atau mobil makanan.
         “Kami akan seleksi tenant-tenant di Festival Oudestaat. Bukan bermaksud pilih-pilih, tapi kami sepakat mengusung kuliner yang higienis dan bersih agar tidak mengotori area kota lama. Harapannya nanti festival ini jadi jujugan kuliner sembari menikmati bangunan kota lama namun dengan tetap memerhatikan kebersihan, jadi nantinya kayak Singapura,” katanya.
Meriahnya Soft Launching Festival Oudestaat Kota Lama

Senada dengan Arnaz, Anggota BPK2L Agus Winarto mengatakan jika soft launching Oudestaat kali ini baru sekedar uji coba panggung, uji coba tenda-tenda dan lokasi. “Ini kan sekedar ujicoba. Kedepan tenant-tenant yang ada saya pastikan akan lebih komplit, lebih terseleksi, jauh dari apa yang ada sekarang,” imbuh Agus.

         Nantinya, lanjut Agus, Oudestaat akan dikemas lebih menarik dengan adanya beragam komunitas mobil antik, motor antik serta menggandeng komunitas-komunitas Semarang lain.
          Rencananya, Festival Oudestaat akan digelar setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu yang dimulai bulan Maret 2018 mendatang.
           “Diselenggarakan secara rutin berkesinambung harapannya agar bisa sinergi dan menyambungkan kawasan cina town Semawis dengan kota lama. Seperti yang kita tahu di jalan Pekojan saat siang hari akan sangat padat yang menimbulkan kemacetan total tapi pada malam hari akan sangat lengang. Nah solusi itu yang diperlukan untuk menjadikan kawasan kota lama agar lebih hidup,” katanya. (Bj/El)