Home Lintas Jateng Meriahnya Buka Bersama 200 Penyandang Difable di Balaikota Semarang

Meriahnya Buka Bersama 200 Penyandang Difable di Balaikota Semarang

229
0
Kemeriahan buka bersama penyandang difabel di Balaikota Semarang.

Semarang, 25/6 (BeritaJateng.net) – Berawal dari rasa kepedulian warga kota semarang terhadap kotanya, yang berkumpul dalam sebuah grup diskusi di akun media sosial Facebook. Noviana Dibyantari menggagas sebuah acara buka bersama bagi kaum Difable untuk pertama kalinya diselenggarakan di kota Semarang.

Menurutnya ide ini muncul berawal dari diskusi yang sering dilakukan warga Semarang di dalam akun media sosial tersebut yang berisi tentang kritikan terhadap kinerja pemerintah kota.

“Awalnya kami ingin berbuat sesuatu untuk kota semarang, kan selama ini banyak temen-temen dari Grup Media Informasi Kota Semarang (MIK SEMAR) yang bisanya Cuma mengkritik saja. Nah, terus saya dan beberapa teman-teman berinisiasi untuk membuat sebuah acara yang dapat bermanfaat bagi warga semarang lainnya,” jelas Novi, Jum’at (24/06).

Ia menjelaskan jika ide buka bersama difable ini didukung semua pihak, baik dari masyarakat pribadi maupun dari kelompok masyarakat yang menyumbang baik berupa makanan hingga pendanaan.

“Ternyata dukungannya kepada kami sangat luar biasa, Bahkan donasi yang terkumpul melebihi ekspektasi saya karena dari awal kita tidak memiliki dana. Banyak yang menghubungi kita untuk mensupport kegiatan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya pun sangat mengapresiasi antusias dari penyandang Difable yang ikut meramaikan acara dengan beberapa karya seni. “Konsepnya kita buat pengisi acara hiburan, MC, dan pemimpin doa  dilakukan oleh mereka (Difable,Red.) sendiri. Dan hasilnya sangat luar biasa, ternyata jika mereka diberi kesempatan maka mereka juga bisa melakukannya,” imbuhnya.

Ada 200 penyandang difable dari berbagai komunitas yang ikut dalam buka bersama tersebut, dengan disaksikan Wakil Walikota Semarang, Novi berharap pemerintah dalam hal ini dapat memberikan suport, seperti pelatihan kerja dan Pembinaan UMKM sehingga dapat menjadi pegangan buat masyrakat difable.

“Salah satu yang sudah menjadi kerja nyata Pemerintah seperti pembuatan sim D untuk difable yang merupakan pertama kalinya di Indonesia,” ungkap Novi.

Sementara itu, Wakil Walikota  Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu disela-sela acara menuturkan, acara buka bersama difable itu merupakan yang pertama kali digelar, harapannya kedepan harus dilakukan secara rutin.

“Selama ini kaum difable sedikit terpinggirkan, namun diera kepemimpinan Hendi – Ita kami coba memulai perhatian kepada kaum difable, Kepala Dinsospora sudah saya minta untuk kebih intens mengetahui keberadaan kaum Difable,” jelasnya.

Selain itu, Ita sapaan akrab Hevearita ini menjelaskan, pelatihan kerja hingga bantuan pendanaan untuk menyuport keahlian kaum Difable juga terus diupayakan salah satunya dengan mendukung keinginan mereka membudidaya tanaman Sirih, Keterampilan menjahit dan lain sebagainya.

“Saya ingin temen-temen difable ini bisa sama dengan warga yang normal lainnya. Bahkan kami nanti pada bulan oktober akan menggelar jobfair bagi penyandang kebutuhan khusus disemarang . kami akan bantu sesuai dengan kemampuannya,” tutup Ita. (Bj05)