Home Headline Menyamar Tukang Servis, Agus Gasak Barang Elektroni 30 Lokasi 

Menyamar Tukang Servis, Agus Gasak Barang Elektroni 30 Lokasi 

Gajahmungkur-20150609-00748
Semarang, 9/6 (BeritaJateng.net) – Dengan menyaru tukang servis elektronik, Agus Setiawan (38) warga Dusun Krajan RT 3 RW 1 Kelurahan Kluwan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan ini berhasil gasak 9 buah TV dan barang elektronik lainnya.

Ia ditangkap Aparat Satuan Reskrim Polrestabes Semarang setelah melakukan aksinya di 31 lokasi yang berbeda. 

Kepada polisi Agus mengaku terpaksa melakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Karena penghasilan kerja parkir tidak cukup.

“Saya lakukan karena terpaksa untuk cukupi kebutuhan hidup,” katanya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Selasa (9/6).

Agus menceritakan ide itu muncul seketika terpikir untuk mencuri barang elektronik yang ditinggal pemilik rumah pada jam kerja. 

“Biasanya beraksi jam 11.00 siang. Jam segitu rata-rata majikan kerja,” ucapnya.

Disitulah ia langsung mencari sasaran pada setiap rumah dengan cara berkeliling. Namun tidak setiap rumah dapat, sudah 41 rumah namun 10 diantaranya gagal

“Jadi tidak semua rumah dapat, Saya survei dulu yang menjadi sasaran untuk memastikan keadaan tidak ada pemilik. Biasanya dua hari, langsung saya kerjakan,” jelasnya.

Setelah dipastikan pemilik rumah atau majikan tidak ada, Agus mendatangi segera dengan berpura-pura sebagai tukang service elektronik. Seperti yang Agus lakukan di Rumah Yanto (49) di Jalan Sinar Mas III no.973 G RT 11 RW 01 Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang Kota Semarang.

Saat itu, Yanto yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil tidak di rumah. Agus segera memasuki rumahnya Yanto dan bertemu anaknya yang bernama Tomi. 

“Saya bilang sama anaknya, disuruh bapak menyervice TV kemudian saya bawa pulang menggunakan sepeda motor Mio,” ujar Agus.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan penangkapan pelaku ini dari hasil  laporan warga yang menjadi korban pencurian dengan modus menyaru tukang servis.

“Pelaku ini ditangkap dari hasil laporan warga,” katanya.

Burhanudin menambahkan dalam pemeriksaan pelaku ini diketahui melakukan dalam kurun waktu 2015 ini. 

“Hasil curiannya dijual ketengan ke beberapa penadah dg harga yang murah,” imbuh Burhanudin.

Selain Agus ada dua penadah yang diamankan yaitu Joko Afianto (35) warga  Kelengan Besar, Semarang Tengah dan Adi Supinto (30) warga  Jalan  Mukti Safira  Semarang Timur.

Barang bukti yang disita petugas diantaranya sebuah laptop merk Accer, sebuah sepeda motor Mio, sebuah handpone Nokia, sebuah obeng, sebuah tab Advance, 9 televisi berbagai merk, Sebuah home teater, dan 6 buah remote. Agus terjerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun.(BJ04)