Home Headline Mensos Juliari Imbau Kartu KKS Tak Dipegang Pendamping

Mensos Juliari Imbau Kartu KKS Tak Dipegang Pendamping

121

PEMALANG, 21/11 (BeritaJateng.net) – Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara secara tegas menginstruksikan kepada Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH), untuk tidak memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Kartu KKS jangan lagi ada yang dipegang oleh pendamping. Kecuali misalnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah embah-embah (lansia) yang sepuh (tua) bisa dipegang oleh keluarganya, kalau tidak ada sama sekali walinya baru bisa dipegang oleh pendamping dengan supervisi korcam. Jadi semuanya tolong, kartu KKS biar semuanya KPM yang megang,” kata MensosJuliari saat memberikan sambutan di Hotel Regina Pemalang.

Mensos Juliari melaksanakan kunjungan di Kabupaten Pemalang dalam rangka menghadiri acara koordinasi teknis dan peningkatan kualitas SDM PKH.

Untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, seluruh KPM PKH harus mendapat komplementaritas bantuan.

“Saya ingin agar para pendamping PKH bisa memastikan semua KPM PKH menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Saya, tidak ingin lagi melihat ada KPM PKH yang tidak menerima BPNT setiap bulannya,” imbuhnya.

Disamping itu, Mensos mengapresiasi kinerja pendamping PKH yang selama ini sudah bekerja sangat baik.

Pihaknya, menegaskan bahwa pendamping PKH adalah ujung tombak dari PKH, dan pendamping pula yang mengimplementasikan PKH di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut turut mendampingi Mensos adalah Dirjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan Direktur Jaminan Sosial Keluarga Rachmat Koesnadi.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak teman-teman pendamping PKH yang selama ini sudah berkinerja sangat baik”, tegas Ari sapaan Mensos.

Pada kegiatan tersebut, Mensos juga memberikan penghargaan kepada pendamping yang berprestasi menghantarkan KPM PKH sehingga banyak yang graduasi.

Sementara itu Dirjen Lindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Pepen Nazaruddin mengatakan, bahwa target graduasi secara nasional adalah satu juta KPM PKH, pada bulan November 2020 telah mencapai 979.461 KPM.

“Provinsi Jawa Tengah tercatat telah menggraduasi sebanyak 230.085 KPM,  Kabupaten Pemalang tercatat menggraduasi sebanyak 6.277 KPM dan Kabupaten Purbalingga tercatat menggraduasi sebanyak 5.390 KPM,” kata Pepen. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + thirteen =