Home Headline Mencuri Motor Ditangkap Polisi

Mencuri Motor Ditangkap Polisi

Maling motor1

Boyolali, 19/1 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Resor Boyolali menangkap pelaku kasus pencurian sepeda motor milik Enik Pebriyanti (21) di Rumah Sakit Umum Pandanarang bersama barang buktinya, Honda Vario nomor polisi AD 6906 VD.

Kepala Polres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Kota Boyolali AKP Miftakhul Huda, di Boyolali, Senin, mengatakan, tersangka pencurian motor tersebut yakni Adi Surya (19) warga Dukuh Tumut, Desa Jrakah, Selo, Boyolali, dan kini ditahan di Polsek untuk proses hukum.

Selain itu, polisi juga berhasil menemukan barang bukti hasil pencurian yakbi sepeda motor milik korban, yang dititipkan di tempat penitipan sepeda motor, kompleks Paviliun RSU Pandanarang, Boyolali, pada Minggu (18/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut Miftakhul Huda, kejadian tersebut berawal korban yang kehilangan sepeda motornya Honda Vario nopol AD 6906 VD saat diparkir di sebelah utara Instalasi Gizi RSU Pandanarang Boyolali, Kamis (15/1). Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Polsek Kota Boyolali untuk dilakukan penyelidikan.

Tersangka mengambil motor korban dengan cara menuntun terlebih dahulu, dan kemudian menghidupkan mesinnya dengan cara di konslet-kan kontaknya. Motor hasil curian sempat dibawa keliling di wilayah Boyolali dan plat nomor dan spion motor dibuang ke sungai di wilayah Nepen, Teras.

Motor hasil curian kemudian dititipkan di penitipan sepeda motor, kompleks paviliun RSU Pandan Arang, sedangkan tersangka pergi lagi dengan mengambil motornya sendiri Suzuki Spin nopol AD 4432 NM yang juga dititipkan di RS itu.

Namun, kasus pencurian terungkap ketika korban masuk kerja dengan menitipkan motornya di penitipan paviliun melihat motornya yang hilang sedang diparkir. Polisi bekerja sama dengan petugas parkir dan Satpam rumah sakit untuk mengawasi pelaku jika akan mengambil motor curian itu.

Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka saat mengambil motor hasil curian di penitipan, pada Minggu (18/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Tersangka sempat dihajar massa sebelum dibawa ke Polsek.

Tersangka tersebut kasus kini sedang dikembangkan, dan dapat dijerat Pasal 362 KUHP, tentang Pencurian, ancaman penjara maksimal lima tahun. (Ant/BJ)