Home Lintas Jateng Melanggar Aturan, Ratusan Reklame di Jalan Harus Ditertibkan

Melanggar Aturan, Ratusan Reklame di Jalan Harus Ditertibkan

image

Semarang, 4/4 (BeritaJateng.net)  –  Pemasangan reklame atau spanduk di beberapa ruas jalan protokol di kota Semarang banyak yang tidak sesuai penempatan dan pemasangannya.

Spanduk-spanduk dan baliho reklame yang menjorok dan melintang banyak dijumpai di wilayah kota Semarang.

“Selain mengganggu pemandangan dan keindahan kota, pemasangannya melintang di ruas jalan jelas-jelas melanggar Perda ”, kata Suprayitno, Sekretaris Lembaga Konsultasi dan Perlindungan Konsumen – LKPK Provinsi Jawa Tengah Sabtu (4/4).

Hal itu diungkapkannya ketika dikonfirmasi tentang pemasangan baliho reklame dan spanduk yang melintang di beberapa jalan protokol di kota Semarang.

Baliho-baliho besar terpasang menjorok di jalan besar di kota Semarang.

Baliho produk sebuah rokok yang terpasang di trotoar jalan Pemuda, terlihat menonjol di median jalan Pemuda, tepatnya di depan salah satu bank swasta terbesar.

Di ruas jalan lain juga terdapat baliho yang terpasang di trotoar jalan.

“Trotoar jalan merupakan fasilitas umum yang diperuntukan bagi pejalan kaki, seharusnya instansi yang berwenang harus mengatur penempatan baliho sesuai peruntukannya ” kata Suprayitno di kantornya.

Pemasangan spanduk dan reklame di Kota Semarang sudah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Seperti terlihat di jalan Supriyadi dan ruas jalan  menuju perumahan Tlogosari, terpasang spanduk melintang, ” papar pria yang juga aktif dalam kegiatan perlindungan konsumen.

Selain melanggar Perda, spanduk dan reklame yang terpasang banyak yang belum mendapatkan perijinan dan lunas retribusi

“Dinas Penerangan Jalan dan Pajak Reklame (PJPR) harus berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat dinas (SKPD)  terkait, dalam hal ini satpol PP dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) dalam menangani permasalahan ini”, terangnya. (BJ22)