Home Lintas Jateng Mega Proyek Tol Solo-Ngawi-Kertosono Diambil Alih Pemerintah

Mega Proyek Tol Solo-Ngawi-Kertosono Diambil Alih Pemerintah

image

Solo, 1/5 (Beritajateng.net)- Pembangunan jalan tol yang menghubungkan  Semarang-Solo dan Solo-Kertosono ditargetkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum pada tahun  2017 jalan tol sudah terhubung. Sehingga bisa digunakan untuk mengurangi kemacetan di jalur Pantura. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengakui jika dirinya mendapat perintah langsung oleh  oleh Presiden Joko Widodo pada  acara groundbreaking proyek tol di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2015)  kemarin. “Kami optimis 2017 Semarang-Solo dan Solo-Kertosono akan selesai. Presiden minta agar kedua jalur tol bisa diselesaikan dalam waktu 2,5 tahun. Sehingga 2017 Semarang-Solo dan Solo-Kertosono bisa terhubung,” jelasnya saat melakukan kunjungan di Solo, Jumat (1/5/2015). 

Basuki menyebutkan jika proyek jalan tol ruas Solo-Ngawi-Kertosono, merupakan megaproyek Jalan Tol Trans-Jawa yang sempat mandeg pembangunannya selama hampir  tiga tahun lamanya karena kontraktor kehabisan dana. Sehingga harus diambil alih oleh pemerintah. “Karena itulah maka saat ini  Pemerintah mengambil alih proyek tersebut dan meminta  kepada PT Jasa Marga dan Waskita Karya untuk melanjutkan,” jelasnya. 

Sampai saat ini proses pembebasan lahan yang terkena proyek tol Solo-Kertosono sudah mencapai 93 persen sehingga sebentar lagi semua beres. Bahkan pembebasan untuk tol Semarang-Solo tidak ada kendala yang berarti. “Saya yakin dua kontraktor (Waskita Karya dan Jasa Marga) mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan,” harapnya. 

Sedangkan sampai saat ini tol Semarang-Solo saat ini dalam proses pembangunan. Bahkan seksi III Bawen-Salatiga juga telah dimulai. Sehingga  tol Semarang-Solo juga rampung pada tahun 2017 mendatang. (BJ24)

Advertisements