Home Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Konsumen Cerdas  

Masyarakat Harus Jadi Konsumen Cerdas  

60
0
Sosialisasi pangan yang aman.
             Purbalingga, 25/7 (Beritajateng.net) – Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BBPOM) di Semarang menggelar acara komunikasi, informasi, edukasi Pangan Aman dari Bahan Berbahaya di Aula SMK Karya Bhakti Purbalingga, Selasa (25/7). Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 500 orang ini diselenggarakan sebagai wujud dari Gerakan Nasional Waspada Obat dan Pangan Ilegal.
            Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Konsumen  BBPOM Semarang, Aryanti menyampaikan tentang bahaya dari bahan pengawet yang sebenarnya tidak boleh digunakan untuk makanan seperti boraks dan formalin. Selain itu masyarakat perlu waspada terhadap banyak sekali produk makanan mapun obat-obatan berbahaya yang beredar di pasaran.
              Maka dari itu, masyarakat sekarang harus menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih makanan, salah satunya adalah adanya kode BBPOM di setiap kemasan produk. Namun juga harus berhati-hati, karena kode BBPOM pun sekarang ada juga yang dipalsukan. Itulah pentingnya menjadi konsumen yang cerdas yaitu dengan mengetahui, mana kode BBPOM yang asli dan palsu,” katanya.
               Senada, anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraeni juga menekankan kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam menggunakan produk baik makanan maupun kosmetik dan obat-obatan. Dia menyarankan agar masyarakat tidak tergiur dengan harga suatu barang yang murah namun justru itu membahyakan kesehatannya. Peran dari segala pihak penting dalam meminimalisir beredarnya produk makanan maupun obat-obatan layak yang tidak layak konsumsi dan berbahaya.
                Sebagai anggota legislatif, terutama komisi IX yang bermitra dengan BBPOM dalam pengawasan obat-obatan dan makanan yang beredar, saya bertugas untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik. Dari program yang direncanakan termasuk sosialisasi semacam ini juga berjalan dengan baik, itullah salah satu fungsi dari lembaga legislatif yaitu pengawasan, kata politis Partai Nasdem ini.
                 Salah seorang peserta, Lia Wahyu Kusuma Wardhani yang mengatakan, acara sosialisasi semacam ini bisa menambah pengetahuan bagi masyarakat untuk bisa berhati-hati dalam memilih produk makanan maupun obat-obatan sehingga tidak menjadi korban berikutnya. (yit/el)